Unila Salurkan Bantuan Tahap I untuk Korban Banjir Sumatra

Senin, 15 Desember 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Universitas Lampung (Unila) resmi menyalurkan bantuan tunai tahap pertama kepada tiga universitas mitra di Sumatra sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir.

Bantuan ini merupakan hasil donasi sivitas akademika Unila yang dihimpun melalui Posko Unila Peduli Korban Bencana Banjir Sumatra sebesar Rp60 juta.

Dalam surat resmi bernomor 16743/UN26/KU/2025 tertanggal 12 Desember 2025, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan, dana bantuan sudah disetorkan ke rekening masing-masing universitas penerima.

Antara lain melalui rekening Universitas Teuku Umar (Aceh) sebesar Rp20 juta, Universitas Sumatera Utara (Medan) Rp20 juta, dan Institut Seni Indonesia Padangpanjang (Sumatra Barat) juga senilai Rp20 juta.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung percepatan penanganan darurat serta pemulihan awal bagi masyarakat terdampak,” ujar Rektor.

Ia juga menegaskan, Unila akan terus membuka dan menyalurkan bantuan dalam beberapa tahap sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan.

Lanjutan dari Aksi Galang Donasi

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari aksi galang donasi yang digelar Unila pada Jumat, 12 Desember 2025 di halaman belakang Rektorat. Kegiatan diawali dengan senam bersama, doa, dan pelepasan 12 tenaga medis dari Fakultas Kedokteran Unila untuk bertugas di Tamiang, Aceh.

Baca Juga :  Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Rektor Lusmeilia pada kesempatan itu menyampaikan, Unila melepas 12 dokter untuk bertugas di Tamiang, Aceh. “Mudah-mudahan para dokter ini bisa melaksanakan tugasnya dan memberikan manfaat untuk saudara-saudara kita di sana”.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., menambahkan, tim medis terdiri dari dua dokter umum, satu dokter spesialis, satu bidan, dua perawat, dan enam mahasiswa koas.

Mereka membawa perlengkapan pemeriksaan dasar serta obat-obatan untuk menangani penyakit kulit, saluran pernapasan, dan pencernaan. Selain bantuan tunai, Unila juga membuka donasi barang berupa makanan instan, pakaian, perlengkapan ibadah, dan kebutuhan pokok lainnya.

Donasi dapat disalurkan melalui QRIS yang mulai diakses sejak Jumat siang, dengan setiap fakultas menunjuk penanggung jawab penggalangan.

Baca Juga :  Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎

Solidaritas Akademika untuk Sumatra

Dengan penyaluran tahap pertama ini, Unila menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menghadirkan kepedulian, empati, dan semangat kebersamaan.

Dana yang disalurkan melalui tiga universitas mitra diharapkan dapat segera diteruskan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Tahap-tahap berikutnya tengah dirancang sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan.

Selain bantuan tunai dan tenaga medis, Unila membuka donasi barang berupa makanan instan, pakaian, perlengkapan ibadah, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Dukungan moral dan semangat terus digelorakan melalui Posko ULT Unila, tempat koordinasi tim bencana yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya Pak Amril, Bu Gita Djausal, dr. Sazili, KSR, serta seluruh relawan lainnya,” katanya.

Dengan langkah berkesinambungan ini, Unila menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Sumatra, sekaligus memperkuat solidaritas akademika dalam penanggulangan bencana.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ujar Rektor Lusmeilia.(***)

Berita Terkait

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎
Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎
Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Asroni Desak Disdik Susun Peta Infrastruktur Sekolah
Pesantren Kilat Ramadhan Resmi Dimulai, Disdikbud Lampung Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
Mahasiswa KKN Unila Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Pemetaan Evakuasi Tsunami
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:10 WIB

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Senin, 4 Mei 2026 - 15:15 WIB

Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:36 WIB

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Sabtu, 11 April 2026 - 08:17 WIB

Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB