Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Ratusan massa dari Relawan RMD bersama Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang mendatangi Kantor Gubernur Lampung, Selasa (19/5/2026).

‎‎Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk aspirasi buruh terkait persoalan kesejahteraan, perlindungan kerja, hingga masa depan pendidikan anak-anak buruh pelabuhan.

‎Dengan membawa pamflet bertuliskan “Buruh Pelabuhan Panjang Curhat Bareng Gubernur Lampung”, massa menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Mereka meminta Gubernur Lampung ikut mengawal laporan buruh yang sebelumnya telah disampaikan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung dan Polda Lampung.

‎Selain itu, para buruh juga meminta adanya pembinaan terhadap Forum Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Panjang (FBBMP) dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan Panjang agar tercipta hubungan kerja yang lebih baik dan kondusif.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

‎Massa turut menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan buruh yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

‎‎Tak hanya soal pekerjaan, para buruh juga menyampaikan harapan agar anak-anak mereka mendapat akses pendidikan yang layak.

‎‎Mereka berharap pemerintah hadir memberikan perhatian terhadap masa depan keluarga buruh pelabuhan.

‎‎Aksi yang berlangsung tertib itu akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Provinsi Lampung. Sejumlah perwakilan massa diterima beraudiensi langsung dengan Gubernur Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan.

‎‎Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Agus Nompitu, Sekretaris Dewan Descatama Paksi Moeda, serta Kepala Kesbangpol Achmad Saifullah.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang ‎

‎‎Sementara proses audiensi berlangsung, ratusan massa tetap bertahan di luar ruang rapat sambil menunggu hasil pertemuan. Salah satu perwakilan buruh, Kenedy, mengaku bersyukur aspirasi mereka diterima dengan baik oleh gubernur.

‎‎“Alhamdulillah Pak Gubernur menerima kami dengan baik dan akan ditindaklanjuti melalui Dinas Ketenagakerjaan,” ujar Kenedy.

‎‎Aksi ini menjadi simbol harapan para buruh Pelabuhan Panjang agar suara mereka tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam kebijakan nyata demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya.(**)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah
‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional
Pemprov Lampung Terima Apresiasi PJPK 2025 dari Menteri Kependudukan dan BKKBN
Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang ‎
220 Pelaku UMKM Ikuti PKU Akbar PNM, Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Ekonomi Rakyat
Pemprov Lampung Matangkan Rencana Pembangunan PLTSa Kapasitas 1.000 Ton/Hari di Kawasan Kotabaru ‎
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:48 WIB

Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:04 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB

Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:45 WIB

‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB