Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SLB Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung bersih, transparan, serta bebas dari praktik titip-menitip maupun jasa titip.

‎‎Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menghadiri Deklarasi Penandatanganan Pakta Integritas dan Sosialisasi SPMB di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pada  Jumat, 8 Mei 2026.

‎Marindo menegaskan pemerintah ingin memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik baru berjalan objektif tanpa adanya praktik kecurangan.

‎‎“Penerimaan SMA/SMK/SLB tahun pembelajaran 2026 ini tidak ada titip-titipan apalagi sogok-menyogok. Semua harus berjalan bersih dan transparan,” tegasnya.

‎‎Menurutnya, pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru sebagai bentuk penyempurnaan sistem sebelumnya.

‎‎Regulasi tersebut, lanjutnya, bertujuan meningkatkan keadilan serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa dalam memperoleh akses pendidikan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama

‎‎“Sekolah adalah milik semua anak tanpa memandang latar belakang ekonomi, bakat, maupun kondisi sosialnya. Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan,” ujarnya.

‎‎Pemprov Lampung juga telah melakukan sejumlah penyempurnaan dalam sistem pendaftaran, mulai dari memperjelas persyaratan hingga memastikan kuota sekolah dimanfaatkan secara optimal.

‎Khusus jenjang SMA, terdapat empat jalur penerimaan yang diterapkan, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

‎‎“Tahun ini aturan dibuat lebih detail dan tegas agar siswa yang rumahnya dekat sekolah mendapat prioritas, siswa kurang mampu terlindungi, dan siswa berprestasi memperoleh kesempatan yang layak,” jelas Marindo.

‎‎Ia juga meminta seluruh sekolah menyiapkan petugas serta fasilitas pelayanan secara maksimal agar masyarakat memahami mekanisme pendaftaran dengan baik.

‎Selain itu, orang tua diimbau mendampingi anak secara jujur tanpa mencari jalan pintas dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Baca Juga :  Pemprov Bantah Tuduhan Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

‎‎“Jika kita ingin anak-anak menjadi pribadi yang sukses dan jujur di masa depan, maka teladan kejujuran harus dimulai sejak proses pendaftaran sekolah,” katanya.

‎Dalam deklarasi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmen bersama melalui slogan “No Titip, No Jastip” sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk intervensi dalam penerimaan siswa baru.

‎‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan seluruh Forkopimda dan pemangku kepentingan telah berkomitmen mendukung pelaksanaan SPMB yang lebih tegas dan transparan.

‎‎“Kami meminta seluruh panitia di sekolah melakukan verifikasi secara objektif dan menjalankan tugas dengan baik. Tidak boleh ada kecurangan,” ujar Thomas.

‎Ia menegaskan, tahun ini Pemprov Lampung benar-benar menutup ruang praktik titip-menitip dalam penerimaan siswa baru.

‎‎“Target kita tahun ini adalah ‘No Titip, No Jastip’. Anak-anak harus memiliki daya juang sehingga yang diterima benar-benar berdasarkan penilaian objektif dan prestasi akademik,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Kukuhkan Pengurus Pramuka UIN Raden Intan Lampung Masa Bakti 2025–2027
Pemprov Bantah Tuduhan Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan
Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama
Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan
Masuk 5 Besar Nasional, Transformasi Digital Pemprov Lampung Diuji Tim ASKOMPSI
Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.
SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial
MPLS Ramah Dimulai, SMPN 2 Bandar Lampung Sambut Murid Baru dengan Pendekatan Humanis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Wagub Jihan Nurlela Kukuhkan Pengurus Pramuka UIN Raden Intan Lampung Masa Bakti 2025–2027

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Pemprov Bantah Tuduhan Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:55 WIB

Masuk 5 Besar Nasional, Transformasi Digital Pemprov Lampung Diuji Tim ASKOMPSI

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB