Thomas Amirico Dorong Penguatan Literasi Guru dan Siswa di Lampung Tengah

Jumat, 5 September 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mendorong penguatan literasi bagi guru dan pelajar SMA maupun SMK se-Lampung Tengah. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Seputih Agung, Kecamatan Seputih Agung, pada Kamis 4 September 2025.

Thomas mengungkapkan, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung tidak terlepas dari persoalan pendidikan, khususnya literasi. “Atas instruksi Gubernur Lampung, kita harus bersama-sama meningkatkan literasi, baik bagi guru maupun murid. Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga berkarya, berinovasi, serta mengembangkan bakat,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Dalam kesempatan itu, Thomas didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA, Diona Katharina, S.Sos., M.Pd., serta Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Jhoni Effendi, S.T., M.T. Ia menyoroti perkembangan teknologi yang membuat masyarakat semakin bergantung pada gawai dan media sosial.

“Sekarang kita kehilangan budaya bicara, saling sapa, dan bercakap-cakap. Semua terfokus pada HP. Ini salah satu dampaknya,” tutur mantan Sekretaris DPRD Lampung Selatan tersebut.

Thomas menegaskan, literasi memiliki peran penting dalam membentuk daya pikir kritis generasi muda. “Itu tanggung jawab konkret kepala sekolah. Kalau tidak dimulai sekarang, kita berisiko kehilangan satu generasi yang gagal berpikir,” katanya.

Baca Juga :  Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎

Ia juga mengajak para pendidik untuk berani berpikir kritis serta menyusun strategi konkret dalam membangun budaya literasi. Menurutnya, salah satu implementasi bisa dimulai dari pembinaan OSIS agar menjadi penggerak literasi di sekolah.

“OSIS bisa menjadi navigator literasi, yang kemudian menularkan semangat membaca, menulis, hingga menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat provinsi,” pungkas Thomas.(***)

Berita Terkait

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎
Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎
Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Asroni Desak Disdik Susun Peta Infrastruktur Sekolah
Pesantren Kilat Ramadhan Resmi Dimulai, Disdikbud Lampung Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
Mahasiswa KKN Unila Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Pemetaan Evakuasi Tsunami
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:10 WIB

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Senin, 4 Mei 2026 - 15:15 WIB

Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:36 WIB

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Sabtu, 11 April 2026 - 08:17 WIB

Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB