Ketua Komisi III Agus Djumadi, Respons Positif Kucuran Anggaran Rp5 Miliar dari Kementerian PUPR

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, merespons positif kucuran anggaran Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diperuntukkan bagi penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase.

‎Program tersebut diarahkan sebagai langkah awal penanganan banjir yang kerap melanda Kota Bandar Lampung.

‎‎Agus Djumadi menyatakan bahwa Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung sejak awal mendorong penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif.

‎Menurutnya, persoalan banjir tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah kota, melainkan memerlukan keterlibatan lintas level pemerintahan.

‎‎“Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung menyambut positif karena harapan sejak awal terkait dengan penanganan banjir di Kota Bandar Lampung ini kan kita meminta untuk duduk bersama. Ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung tapi banyak pihak, termasuk unsur dari pemerintah provinsi, pusat, dalam hal ini diwakili BBWS, dan pada akhirnya Kementerian PUPR menurunkan anggaran untuk pengelolaan banjir melalui master plan pengelolaan drainase ini,” ujar Agus.

‎‎Ia menilai, kehadiran pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bersama Kementerian PUPR menunjukkan adanya keseriusan untuk membangun skema pengendalian banjir yang terencana dan terintegrasi, bukan bersifat parsial.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional, Agus Djumadi Dorong Bandar Lampung Punya Kampung Batik Khas Lampung

‎Menjawab pertanyaan mengenai efektivitas bantuan tersebut, Agus menegaskan bahwa roadmap tidak bisa dipahami sebagai solusi instan.

‎Namun, ia menilai langkah ini sangat penting karena menjadi dasar perbaikan sistem secara menyeluruh.

‎“Paling tidak ini sebuah penanganan yang sistemik. Tidak bisa serta-merta, karena memang ini hampir merata. Dan tentunya kami akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait. Pemberian dari Kementerian PU tidak serta-merta kita terima begitu saja, tapi harus disertai perbaikan sistem secara menyeluruh,” jelasnya.

‎Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, lanjut Agus, akan intens berkoordinasi dengan OPD mitra seperti Dinas Pekerjaan Umum, Perkim, serta Bappeda.

‎Sinergi tersebut diarahkan untuk merumuskan langkah teknis lanjutan yang konkret setelah dokumen master plan selesai disusun.

‎Agus juga mengungkapkan bahwa kondisi sungai di Kota Bandar Lampung memang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir.

‎Meski demikian, ia menekankan bahwa penyebab banjir bersifat kompleks dan saling berkaitan.

Baca Juga :  Yuni Karnelis: Dua Tahun di DPRD Menjadi Bagian dari Perjalanan Menjaga Amanah Rakyat

‎“Memang salah satunya sumbernya juga dari keberadaan sungai yang ada. Penyempitan, sedimentasi, dan seterusnya, ini salah satu penyebabnya di beberapa sungai,” katanya.

‎‎Melalui pemetaan yang sistematis dan berbasis data, Agus berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat mengidentifikasi titik-titik krusial yang membutuhkan penanganan prioritas secara berkelanjutan.

‎Di akhir pernyataannya, Agus Djumadi menekankan pentingnya konsistensi kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan banjir.

‎Ia menilai, pertumbuhan pesat Kota Bandar Lampung menuju kawasan metropolitan harus dibarengi dengan pengelolaan drainase dan sungai yang terencana.

‎“Harapannya memang duduk bersama ini untuk penanganan banjir di Kota Bandar Lampung tidak bisa instan. Dengan duduk bersama ini, Bandar Lampung yang terus pesat sebagai kota menuju kota metropolitan tidak terlepas dari penanganan masalah drainase,” pungkasnya.

‎Melalui dukungan anggaran Rp5 miliar dari Kementerian PUPR untuk penyusunan roadmap pengelolaan sungai dan drainase, DPRD Kota Bandar Lampung berharap upaya pengendalian banjir ke depan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan demi kepentingan masyarakat luas.(**)

Berita Terkait

Penyertaan Modal Bank Lampung Dibahas, Yuni Karnelis Sampaikan Pandangan PKS
Di Tengah Kepungan Fenomena Geng Motor dan Konten Jalanan, Rohis Ditantang Jadi Tembok Benteng Remaja ‎
Dari Kabel Semrawut hingga Potensi PAD, DPRD Bandar Lampung Godok Raperda Fiber Optik
Hari Batik Nasional, Agus Djumadi Dorong Bandar Lampung Punya Kampung Batik Khas Lampung
Perlindungan Anak dan Remaja Jadi Perhatian, Yuni Karnelis Dorong Sinergi Semua Pihak
Refleksi Dua Tahun Fraksi PKS, Yuni Karnelis Tegaskan Komitmen Menyerap Aspirasi Masyarakat
Yuni Karnelis: Dua Tahun di DPRD Menjadi Bagian dari Perjalanan Menjaga Amanah Rakyat
Dedi Yuginta Gelar PIP-WK, Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila dan Cintai Produk Lokal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Penyertaan Modal Bank Lampung Dibahas, Yuni Karnelis Sampaikan Pandangan PKS

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Di Tengah Kepungan Fenomena Geng Motor dan Konten Jalanan, Rohis Ditantang Jadi Tembok Benteng Remaja ‎

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dari Kabel Semrawut hingga Potensi PAD, DPRD Bandar Lampung Godok Raperda Fiber Optik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Hari Batik Nasional, Agus Djumadi Dorong Bandar Lampung Punya Kampung Batik Khas Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 19:02 WIB

Perlindungan Anak dan Remaja Jadi Perhatian, Yuni Karnelis Dorong Sinergi Semua Pihak

Berita Terbaru