FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakelwil) pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Provinsi Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Novotel Lampung, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Swasembada Pangan, Indonesia Kuat, Bantu Rakyat” dan dihadiri langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN Eko Hendro Purnomo, jajaran pengurus DPP PAN, anggota DPR RI Fraksi PAN, serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.
Turut hadir Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Anggota DPR RI Surya Utama (Uya Kuya), Ketua Umum BM PAN Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu), serta seluruh jajaran pengurus PAN se-Provinsi Lampung.
Pengukuhan Pengurus PAN Lampung
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus DPW dan DPD PAN se-Provinsi Lampung masa bakti 2024–2029.
Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Partai Amanat Nasional sudah tiga kali mendukung Pak Prabowo hingga menang. Ini bentuk komitmen dan kesetiaan terhadap cita-cita yang sama,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kemandirian pangan melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor.
“Selama 30 tahun kita bergantung pada impor, rakyat tidak sejahtera. Banyak petani kehilangan lahan dan berubah menjadi kelompok rentan,” katanya.
Fokus Perbaikan Pertanian dan Ekonomi Desa
Menurut Zulkifli Hasan, sejumlah langkah konkret harus dilakukan, di antaranya memastikan distribusi pupuk berjalan lancar, menjaga stabilitas harga gabah, memperbaiki jaringan irigasi, serta mendorong pembangunan ekonomi desa.
Ia juga mengapresiasi soliditas kader PAN Lampung yang dinilai mampu menyelenggarakan pelantikan dengan antusiasme tinggi.
“Saya bangga dengan PAN Lampung. Ini pelantikan DPW paling ramai. Terima kasih atas dedikasi seluruh kader,” ucapnya.
Zulhas turut mengingatkan kader PAN agar menjadi pemimpin yang mengedepankan strategi dan kerja nyata.
“Doa itu penting, tetapi bukan strategi. Kita harus punya siasat, kerja keras, dan ikhtiar. Insyaallah PAN bisa masuk tiga besar,” tegasnya.
PAN Lampung Diminta Fokus ke Masyarakat
Sementara itu, Ketua DPW PAN Lampung M. Hazizi menyampaikan seluruh tahapan Musyawarah Wilayah, Musyawarah Daerah hingga Musyawarah Cabang telah berlangsung lancar tanpa proses voting.
“Semua dilakukan melalui musyawarah. Kepengurusan sudah lengkap di semua jenjang,” ujarnya.
Ia menegaskan kader PAN tidak boleh larut dalam urusan internal partai, melainkan harus lebih hadir di tengah masyarakat.
“Kita tidak boleh membuang waktu untuk urusan internal. Kehadiran di tengah masyarakat jauh lebih penting, termasuk mencari solusi atas persoalan yang ada,” tegasnya.
Sebagai partai pendukung pemerintah, PAN siap mengawal program strategis Presiden Prabowo agar berjalan optimal di Lampung sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah provinsi.
Gubernur Lampung Dorong Sinergi Pembangunan
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus PAN yang baru dilantik dan menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
“Ini adalah panggilan untuk bekerja lebih keras demi masyarakat dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan Lampung merupakan provinsi dengan jumlah penduduk padat di Sumatera dan memiliki kekuatan besar di sektor pertanian seperti padi, jagung, dan singkong.
Namun, menurutnya, masih terdapat berbagai persoalan di lapangan yang harus diselesaikan bersama agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
“Pemerintah ingin masyarakat makmur, tetapi masih ada persoalan di bawah yang harus kita selesaikan bersama,” jelasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya memastikan program pemerintah pusat benar-benar dirasakan masyarakat daerah, termasuk menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.
Saat ini, pertumbuhan ekonomi Lampung berada di atas rata-rata nasional. Pemerintah Provinsi Lampung pun terus mendorong pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi desa.
“Kita akan melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 1.700 kilometer. Dengan infrastruktur yang baik, ekonomi bergerak, pariwisata meningkat, dan pendapatan daerah ikut naik,” katanya.
Selain itu, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan sektor pariwisata menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing Lampung di tingkat nasional.
“Pariwisata Lampung sangat potensial dan mampu bersaing dengan provinsi lain di Sumatera maupun tingkat nasional,” tutupnya. (***)










