Kemkomdigi Siapkan Talenta Digital Unggul Lewat Program AI Talent Factory

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (Dok.Humas Kemkomdigi)


WARNALAMPUNG.ID — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa transformasi digital sejati bukan hanya soal teknologi baru, tetapi tentang manusia dan kesempatan yang lebih adil bagi semua.

Dalam arah kebijakan digital nasional, ia menyoroti tiga jurus utama yang kini dijalankan pemerintah, yaitu membangun ekosistem digital yang inklusif, mempercepat inovasi dan efisiensi, serta mencetak talenta digital unggul.

“Transformasi digital bukan urusan teknologi saja, tapi tentang manusianya, tentang kesempatan yang lebih adil bagi semua dari kota hingga pelosok,” ujar Meutya dalam sambutannya pada Forum Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Kamis 30 Oktober 2025.

Meutya menekankan bahwa pembangunan digital tidak hanya soal infrastruktur fisik, seperti BTS dan satelit, tetapi juga pembangunan talenta manusia.

Baca Juga :  PLN Pastikan Keandalan Listrik, UTBK-SNBT 2026 di Unila Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir ‎

“Manusia juga menjadi bagian dari infrastruktur digital yang penting untuk disiapkan,” ungkapnya.

Meutya menjelaskan Kemkomdigi telah menyelenggarakan program Digital Talent Scholarship dan AI Talent Factory untuk melahirkan talenta-talenta digital.

Selain itu, Kemkomdigi juga menghadirkan ruang bagi para talenta digital tersebut untuk terhubung dengan industri melalui Garuda Spark Innovation Hub dan HUB.ID Connection Hub.

Sementara di sisi infrastruktur konektivitas, program Satelit Republik Indonesia (SATRIA) I telah menghadirkan akses internet di 27.865 titik layanan publik dan peluncuran Satelit Nusantara V menambah kapasitas broadband nasional menjadi 370 Gbps, tertinggi di ASEAN.

“Di Indonesia Timur, misalnya Papua, sudah ada 1.631 titik layanan publik. Jadi kalau yang sering bertugas di Papua, koneksinya jauh lebih baik dari sebelumnya, tentu juga terus membangun di wilayah 3T lainnya,” jelas Meutya.

Baca Juga :  Menteri PKP Dorong Pengembang Terapkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan

Dengan tersedianya konektivitas dan kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta, Indonesia kini menjadi pasar digital terbesar di ASEAN dengan 229,4 juta pengguna internet atau 80,6 persen dari populasi.

Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur konektivitas yang terus berjalan.

Konektivitas yang semakin luas juga telah menghadirkan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat.

“Gerobak-gerobak kecil sekarang sudah menggunakan QRIS. Jadi kami ikut berbangga dan senang, karena ekosistem digital sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Meutya Hafid mengungkapkan sinergi dan inovasi menjadi dua kata kunci utama untuk mengakselerasi transformasi ekonomi dan keuangan digital.

“Kemajuan hanya dapat dicapai jika pemerintah, regulator, industri, akademisi, dan pelaku inovasi melangkah bersama,” tegasnya.(***)

Berita Terkait

PLN Pastikan Keandalan Listrik, UTBK-SNBT 2026 di Unila Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir ‎
Mulai Maret 2026, Komdigi Akan Batasi Akses Media Sosial bagi Anak Usia 13–16 Tahun
Kemkomdigi Tetapkan Arah Baru Indonesia Digital Lewat T3
Meutya Hafid: 90 Juta Peluang Kerja Baru Terbuka Lewat AI
Indonesia Luncurkan Satelit Nusantara Lima, Tonggak Baru Pemerataan Digital
Industri Kripto Dorong Kehadiran Stablecoin Berbasis Rupiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:12 WIB

PLN Pastikan Keandalan Listrik, UTBK-SNBT 2026 di Unila Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir ‎

Senin, 15 Desember 2025 - 07:39 WIB

Mulai Maret 2026, Komdigi Akan Batasi Akses Media Sosial bagi Anak Usia 13–16 Tahun

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:27 WIB

Kemkomdigi Tetapkan Arah Baru Indonesia Digital Lewat T3

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:13 WIB

Kemkomdigi Siapkan Talenta Digital Unggul Lewat Program AI Talent Factory

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 07:04 WIB

Meutya Hafid: 90 Juta Peluang Kerja Baru Terbuka Lewat AI

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB