Asroni Paslah Tekankan Pentingnya Perkuat Wawasan Kebangsaan di Tengah Derasnya Pengaruh Era Digital

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya memperkuat kembali wawasan kebangsaan dan pembinaan ideologi Pancasila di tengah derasnya perkembangan teknologi. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK), yang merupakan program pemerintah bersama DPRD Kota Bandar Lampung, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, terutama di era modern ketika globalisasi dan kemajuan teknologi semakin mempengaruhi gaya hidup. Asroni menilai kegiatan tersebut penting untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap tertanam kuat di masyarakat.

Perkembangan Teknologi Mengikis Interaksi Sosial

Dalam paparannya, Asroni menyoroti perubahan pola hidup masyarakat akibat pesatnya teknologi digital. Menurutnya, intensitas penggunaan gawai, terutama handphone, telah mendominasi aktivitas harian hingga mengikis nilai-nilai sosial.

“Kondisi masyarakat kita hari ini sudah sangat terkikis oleh perkembangan teknologi. Kita lebih sering memegang handphone, membuka Facebook, Instagram, TikTok, dan media sosial lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, memudarnya kebiasaan Anjangsana atau silaturahmi langsung antarwarga maupun keluarga. Dahulu masyarakat terbiasa berkunjung untuk bertemu dan berbincang, kini interaksi bergeser ke telepon atau pesan singkat.

Baca Juga :  Kajati Lampung Lantik Wakajati dan Kajari Lampung Timur yang Baru

“Bahkan ketika berkumpul pun, kita lebih banyak memegang handphone daripada berbincang bersama teman ataupun keluarga”, Terangnya.

Konten Negatif Ancam Pembentukan Karakter Anak

Selain mengurangi interaksi sosial, Asroni menyoroti maraknya konten negatif di media sosial yang dapat diakses anak-anak tanpa filter. Ia menyebut banyak konten “aneh” dan tidak edukatif yang muncul bebas di platform digital.

“Di media sosial banyak konten yang belum bisa dicerna oleh anak-anak, tetapi sudah tampil di TikTok, Facebook, atau Instagram. Ini tugas kita sebagai orang tua untuk mengawasi,” katanya.

Asroni menekankan bahwa pendampingan orang tua sangat penting agar anak tidak terpapar konten yang dapat memengaruhi pola pikir mereka.

Dalam kesempatan itu, Asroni juga menyinggung kebiasaan sebagian masyarakat yang mudah percaya pada informasi di media sosial tanpa melakukan verifikasi. Banyak warga yang langsung berkomentar atau menyebarkan informasi tanpa memahami kebenarannya.

“Ada konten muncul, ibu-ibu langsung mengetik untuk mengomentari, padahal belum tentu benar. Bahkan ada yang menghujat pemerintah atau seseorang tanpa tahu faktanya,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat memicu konflik sosial dan memperkeruh suasana jika informasi yang dibagikan ternyata hoaks.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan lebih cerdas dalam memfilter informasi. Ia menyarankan warga untuk memastikan kebenaran informasi yang meragukan dengan bertanya kepada tokoh masyarakat atau aparat wilayah.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026, Mayang : Perempuan Bukan Lagi Pelengkap di Panggung Politik

“Tanya dulu kebenarannya kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, camat, lurah, atau RT setempat. Jangan sampai konten yang tidak jelas menjadi hoaks yang meresahkan,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung tersebut.

Sikap kritis, menurutnya, penting dimiliki agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu.

Penguatan Wawasan Kebangsaan Harus Jadi Gerakan Bersama

Menutup paparannya, Asroni menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan dan pembinaan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama. Generasi muda perlu dibekali pemahaman kuat agar tidak mudah terpengaruh budaya asing melalui dunia digital.

“Ini menjadi tanggung jawab kita semua, pemerintah, masyarakat, orang tua, tokoh agama, dan lingkungan sekitar. Kita harus menjaga agar nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rika dan Mahdian Setiawan sebagai Narasumber Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan awasan Kebangsaan (PIP-WK).

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami tantangan era digital sekaligus tetap memegang teguh nilai-nilai luhur bangsa.(Agoy)

Berita Terkait

Sengketa Tanah Gotong Royong Memanas, Pengukuran Ulang BPN Picu Kericuhan Warga
Inisiasi Visum Gratis di Bandar Lampung, Anggota DPRD Mayang Djausal Dorong Verifikasi Data yang Akuntabel
SPMB 2026, DPRD Bandar Lampung Ingatkan Masalah Klasik Daya Tampung SMP
Wartawan Disuruh Menunggu, Pejabat Menghilang: Benny Kritik Mentalitas Anti Transparansi
‎Advokat Senior Lampung Umar Djohan Tutup Usia, Rekan Sejawat Kenang Sosok Pengayom ‎
Asroni : Jam Belajar Malam Bisa Cegah Kriminalitas Remaja ‎
Wartawan Sayangkan Sikap Kadisdik Bandar Lampung Saat Dimintai Konfirmasi Perihal TPPO dan Video Viral Kepsek Dinonaktifkan ‎
Ketua Komisi III Agus Djumadi, Respons Positif Kucuran Anggaran Rp5 Miliar dari Kementerian PUPR
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sengketa Tanah Gotong Royong Memanas, Pengukuran Ulang BPN Picu Kericuhan Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 20:22 WIB

Inisiasi Visum Gratis di Bandar Lampung, Anggota DPRD Mayang Djausal Dorong Verifikasi Data yang Akuntabel

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:21 WIB

Wartawan Disuruh Menunggu, Pejabat Menghilang: Benny Kritik Mentalitas Anti Transparansi

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:26 WIB

‎Advokat Senior Lampung Umar Djohan Tutup Usia, Rekan Sejawat Kenang Sosok Pengayom ‎

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:08 WIB

Asroni : Jam Belajar Malam Bisa Cegah Kriminalitas Remaja ‎

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB