Wartawan Disuruh Menunggu, Pejabat Menghilang: Benny Kritik Mentalitas Anti Transparansi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Pemerhati kebijakan hukum, sosial, dan publik sekaligus Eksekutif Nasional AKKI, Benny N.A Puspanegara, mengecam keras sikap sejumlah pejabat publik yang dinilai tidak menghargai kerja jurnalistik.

‎‎Menurut Benny, tindakan meminta wartawan datang untuk melakukan konfirmasi resmi, namun kemudian menghilang tanpa penjelasan, merupakan bentuk buruknya etika pelayanan publik sekaligus cerminan mentalitas birokrasi yang anti transparansi.

‎‎“Ini bukan sekadar persoalan komunikasi. Ini soal mentalitas pelayanan publik. Jabatan itu bukan mahkota kekuasaan, melainkan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

‎‎Ia menilai masih ada pejabat yang berubah sikap setelah menduduki jabatan. Baru menikmati fasilitas kantor, ajudan, dan ruang ber-AC, sudah merasa paling penting dan sulit diakses publik.

‎Benny menegaskan bahwa wartawan bukan pengganggu kantor pemerintahan, melainkan representasi masyarakat yang menjalankan fungsi kontrol sosial.

Baca Juga :  ‎Banjir Bandar Lampung, Tanggung Jawab Siapa? Ini Analisis Akademisi Unila ‎ ‎

‎‎“Kalau wartawan dihargai, berarti masyarakat dihargai. Tapi kalau wartawan dipermainkan, publik akan menilai rakyat sedang diremehkan,” ujarnya.

‎‎Ia juga menyindir budaya pejabat yang mudah menghindar ketika dimintai klarifikasi, namun sangat aktif saat ada agenda pencitraan.

‎‎“Kalau ada acara seremonial, potong pita, atau foto-foto pencitraan, wartawan dicari siang malam. Tapi ketika dikonfirmasi soal persoalan publik, mendadak sedang rapat, ke luar, atau tidak ada di tempat,” katanya.

‎Menurut Benny, publik saat ini sudah cerdas dan mampu membedakan mana pejabat yang benar-benar bekerja untuk rakyat dan mana yang hanya sibuk membangun citra.

‎Ia mengingatkan bahwa pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang dijamin undang-undang. Karena itu, pejabat publik tidak boleh alergi terhadap kritik maupun konfirmasi dari media.

Baca Juga :  ‎Advokat Senior Lampung Umar Djohan Tutup Usia, Rekan Sejawat Kenang Sosok Pengayom ‎

‎“Jangan sampai muncul kesan, ketika dipuji paling depan, tapi saat dikritik mendadak menghilang seperti chat yang sudah dibaca tapi tidak dibalas,” sindirnya.

‎Benny menambahkan, budaya menghindar dari pertanyaan publik justru akan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

‎‎“Semakin pejabat menghindar, semakin publik curiga ada sesuatu yang ditutupi atau ada yang takut dibuka,” ucapnya.

‎Ia berharap seluruh pejabat publik, khususnya di lingkungan pemerintahan, mulai membuka diri terhadap kritik dan menghargai kerja-kerja jurnalistik sebagai bagian penting dalam demokrasi.

‎“Transparansi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Menghargai wartawan sejatinya adalah menghargai demokrasi itu sendiri,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Sengketa Tanah Gotong Royong Memanas, Pengukuran Ulang BPN Picu Kericuhan Warga
‎Advokat Senior Lampung Umar Djohan Tutup Usia, Rekan Sejawat Kenang Sosok Pengayom ‎
Wartawan Sayangkan Sikap Kadisdik Bandar Lampung Saat Dimintai Konfirmasi Perihal TPPO dan Video Viral Kepsek Dinonaktifkan ‎
Kajati Lampung Lantik Wakajati dan Kajari Lampung Timur yang Baru
‎Banjir Bandar Lampung, Tanggung Jawab Siapa? Ini Analisis Akademisi Unila ‎ ‎
UD Sumatera Baja Bantah Tudingan Aktivitas Tambang Ilegal: Kegiatan Sesuai Izin Kegiatan
‎Pengurus IKBL Gelar Jumat Berkah, Bakti Sosial hingga Buka Bersama
Soroti Ungkap Kasus Tambang Emas Way Kanan, Dr. Budiono: Apresiasi Ketegasan Kapolda Helfi Assegaf Amankan Aset Negara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sengketa Tanah Gotong Royong Memanas, Pengukuran Ulang BPN Picu Kericuhan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:21 WIB

Wartawan Disuruh Menunggu, Pejabat Menghilang: Benny Kritik Mentalitas Anti Transparansi

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:26 WIB

‎Advokat Senior Lampung Umar Djohan Tutup Usia, Rekan Sejawat Kenang Sosok Pengayom ‎

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:23 WIB

Wartawan Sayangkan Sikap Kadisdik Bandar Lampung Saat Dimintai Konfirmasi Perihal TPPO dan Video Viral Kepsek Dinonaktifkan ‎

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:18 WIB

Kajati Lampung Lantik Wakajati dan Kajari Lampung Timur yang Baru

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB