Terkuak! Bullying Sejak SD, Jadi Pemicu Penusukan Siswa hingga Tewas di SMPN 12 Krui

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ILUSTRASI


WARNALAMPUNG.ID – Tragedi berdarah terjadi di SMP Negeri 12 Krui, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Senin 29 September 2025, sekitar pukul 10.20 WIB. Seorang siswa berinisial JS (13), warga Pekon Tanjung Setia, meninggal dunia setelah ditusuk dengan gunting oleh teman sekelasnya sendiri, SR (13), warga Pekon Pelita Jaya.

Peristiwa itu terjadi di ruang kelas VII A. Berdasarkan keterangan saksi, korban mendatangi pelaku, menendang meja belajar, lalu mengajak berkelahi. JS juga sempat memukul kepala SR yang tengah duduk di bangku kelas. Merasa terdesak, SR mengambil gunting dari laci meja dan menusukkan ke arah korban hingga mengenai pelipis mata kanan, kepala bagian belakang, serta punggung.

Korban langsung terjatuh dan mengalami pendarahan hebat. Guru serta siswa berupaya memberikan pertolongan dengan membawa JS ke Puskesmas Biha. Namun nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba, 530 Tersangka Diamankan ‎

Polisi Bertindak Cepat

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim IPTU Fabian Yafi Adinata, S.Tr.K., membenarkan peristiwa tersebut. Satreskrim Polres Pesisir Barat segera mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa satu buah gunting.

“Hingga saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas serta RS Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian,” ujar Fabian.

Polisi juga menyita pakaian dan tas milik korban sebagai barang bukti tambahan.

Latar Belakang Bullying

Dalam pemeriksaan awal, SR mengaku sudah lama menjadi korban perundungan dari JS sejak mereka masih di bangku SD. Keterangan saksi turut menguatkan bahwa korban kerap melakukan bullying, baik verbal maupun fisik, terhadap SR.

Baca Juga :  Dua Buruh Nyambi Jual Sabu di Bandar Lampung, 11 Gram Disita Polisi

“Menurut pelaku, perundungan yang dilakukan korban bukan hanya cacian, tetapi juga kekerasan fisik. Dari kronologi yang ada, tindakan itu memang ditujukan kepada pelaku,” jelas IPTU Fabian.

Meski begitu, penyidik masih mendalami motif spesifik dari perundungan tersebut.

Tak Bisa Dihentikan Lewat Damai

Fabian menjelaskan proses hukum terhadap kasus ini akan tetap berjalan dan tidak bisa diselesaikan dengan jalur restorative justice.

“Untuk kasus ini tidak bisa diselesaikan damai. Namun pihak keluarga pelaku sudah menyatakan siap menanggung biaya yang diperlukan untuk korban, termasuk pemakaman,” ungkapnya.

Imbauan untuk Orang Tua dan Sekolah

Polres Pesisir Barat mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Harapannya, tragedi serupa tidak lagi terulang di lingkungan pendidikan. (***)

Berita Terkait

Dua Buruh Nyambi Jual Sabu di Bandar Lampung, 11 Gram Disita Polisi
Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba, 530 Tersangka Diamankan ‎
Dugaan Kekerasan Benda Tumpul Oknum Polisi di Lampung Utara: Korban Dapat Jahitan, Telinga dan Hidung Mengeluarkan Darah
Tawuran di Jalan Soekarno Hatta Bandar Lampung, Polisi Amankan 6 Pelajar ‎ ‎
Sepekan Berlalu, Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis Akuratlampung Belum Masuk BAP
‎LAKH PWI Lampung Kawal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Dua Jurnalis di Proyek UIN RIL ‎
Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp7 Miliar
Kejam! Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Meliput Proyek Gapura UIN RIL
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Dua Buruh Nyambi Jual Sabu di Bandar Lampung, 11 Gram Disita Polisi

Senin, 28 September 2026 - 13:08 WIB

Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba, 530 Tersangka Diamankan ‎

Senin, 21 September 2026 - 22:15 WIB

Dugaan Kekerasan Benda Tumpul Oknum Polisi di Lampung Utara: Korban Dapat Jahitan, Telinga dan Hidung Mengeluarkan Darah

Kamis, 3 September 2026 - 20:33 WIB

Tawuran di Jalan Soekarno Hatta Bandar Lampung, Polisi Amankan 6 Pelajar ‎ ‎

Rabu, 2 September 2026 - 20:21 WIB

Sepekan Berlalu, Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis Akuratlampung Belum Masuk BAP

Berita Terbaru