Lampung Tunjukkan Contoh: Demokrasi Sehat Adalah Seni Mendengar dan Berdialog

Senin, 1 September 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Provinsi Lampung kembali memperlihatkan wajah demokrasi yang sejuk dan harmonis. Aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Lampung Melawan di Gedung DPRD Provinsi Lampung, pada Senin 1 Agustus 2025, berlangsung aman dan kondusif.

Momentum ini terasa istimewa karena Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, hadir langsung bersama para pimpinan dan anggota DPRD, Kapolda, serta Pangdam, untuk berdialog dengan mahasiswa dan elemen masyarakat. Diskusi yang terjalin hangat menunjukkan bahwa penyampaian pendapat di ruang publik dapat dilakukan tanpa ketegangan, melainkan dalam suasana saling menghargai.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Dalam dialog tersebut, berbagai aspirasi mahasiswa dan masyarakat disampaikan secara terbuka. Pemerintah daerah merespons positif gagasan maupun kritik yang muncul, sekaligus menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti 13 tuntutan yang menjadi fokus aksi.

“Saya berterima kasih kepada seluruh elemen yang ikut dalam aksi ini. Saya berharap aksi berjalan kondusif dan damai. Saya bersama seluruh stakeholder akan memperjuangkan aspirasi adik-adik untuk disampaikan kepada Presiden,” ujar Gubernur Mirza.

Ia juga menegaskan bahwa dialog semacam ini merupakan wujud kedewasaan berdemokrasi di Lampung. “Kita ingin menunjukkan bahwa aspirasi rakyat adalah energi penting bagi pembangunan. Selama disampaikan dengan damai, pemerintah selalu membuka pintu selebar-lebarnya,” tambahnya.

Baca Juga :  ‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional

Suasana diskusi yang akrab dan penuh rasa saling menghormati turut diapresiasi oleh pimpinan DPRD. Mereka menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah.

Dengan terbangunnya komunikasi dua arah yang sehat, Lampung berhasil memberi contoh bahwa demokrasi bukan hanya soal kebebasan berbicara, melainkan juga seni mendengar dan mencari solusi bersama.(**)

Berita Terkait

Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat
Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah
‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional
Pemprov Lampung Terima Apresiasi PJPK 2025 dari Menteri Kependudukan dan BKKBN
Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang ‎
220 Pelaku UMKM Ikuti PKU Akbar PNM, Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Ekonomi Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:48 WIB

Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:04 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB

Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:45 WIB

‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB