Unila Belum Jatuhkan Sanksi, Tunggu Putusan Inkrah Kasus Diksar Mahepel

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Universitas Lampung (Unila) menyatakan belum akan menjatuhkan sanksi akademik terhadap empat mahasiswa aktif yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan pada kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (MAHEPEL) oleh Polda Lampung.

Meski penetapan tersangka telah diumumkan secara terbuka, kampus menegaskan bahwa keputusan sanksi permanen baru dapat diambil setelah pengadilan mengeluarkan putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Sanksi Belum Dijatuhkan, Unila Pilih Tunggu Putusan Pengadilan

Perwakilan Tim Hukum Universitas Lampung, Sukarmin, menyampaikan bahwa kampus tidak akan mengambil tindakan final sebelum seluruh proses hukum tuntas dan dinyatakan sah oleh pengadilan.

“Unila belum bisa menjatuhkan sanksi akademik permanen sebelum ada putusan pengadilan inkrah. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya, pada Jumat 23 Oktober 2025.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Tol Terpeka Dimulai, Jaksa Ungkap Modus Tagihan Fiktif Rp66,1 Miliar

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini mengikuti regulasi Kementerian Pendidikan dan Peraturan Rektor yang mewajibkan putusan hukum tetap sebelum sanksi berat dijatuhkan secara akademik.

Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, sebelumnya juga menegaskan bahwa penyidikan masih berpotensi berkembang. “Jika keterangan dua saksi yang belum hadir menguatkan alat bukti baru, sangat terbuka kemungkinan penambahan tersangka,” tegasnya.

Evaluasi Internal Sudah Berjalan, Tapi Tindakan Masih Bersifat Pengawasan

Sukarmin memastikan bahwa mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai tersangka belum diberhentikan dari status akademiknya. Langkah yang diambil kampus saat ini masih sebatas pengawasan internal, sembari memperketat pengajuan dan pengawasan seluruh kegiatan organisasi mahasiswa, khususnya yang melibatkan aktivitas fisik di luar kampus.

Baca Juga :  Saksi Bongkar Rekayasa Dokumen dan Penggelembungan Dana Proyek Tol Terpeka, Kerugian Negara Capai Rp66,1 Miliar

Dalam penyampaiannya, Sukarmin menegaskan bahwa Unila telah meregulasi ulang seluruh kegiatan organisasi mahasiswa, memperketat aturan, serta menambah dukungan berupa layanan psikologis, konseling, hingga bantuan hukum sebagai langkah evaluatif internal.

“Regulasi kegiatan luar kampus tetap boleh, namun seluruh prosedurnya kini kami perketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Dengan sikap ini, Unila memastikan bahwa keputusan sanksi akademik tidak akan dijatuhkan secara tergesa-gesa, melainkan berdasarkan kepastian hukum, sekaligus memperbaiki sistem agar kekerasan dalam kaderisasi mahasiswa tidak kembali terulang.(***)

Berita Terkait

Saksi Bongkar Rekayasa Dokumen dan Penggelembungan Dana Proyek Tol Terpeka, Kerugian Negara Capai Rp66,1 Miliar
Sidang Korupsi Tol Terpeka Dimulai, Jaksa Ungkap Modus Tagihan Fiktif Rp66,1 Miliar
Kejati Lampung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nanda Indira pada Senin Mendatang
Kajati Lampung Warning Pengusaha Makanan Bergizi Gratis: Jangan Serakah, Satu Kasus Keracunan Saya Lapor Pusat!
Kasus Korupsi Dana PI Lampung Tiga Mantan Petinggi PT LEB Divonis Bersalah ‎
Tak Ada Ampun bagi Pelaku Begal, Kapolda Lampung Keluarkan Instruksi Tegas
‎Sidang Sengketa Tanah, Ahli Sebut Sertifikat Bisa Dibatalkan Jika Cacat Hukum
Gebrakan Prof. Arthur, Lampung Jadi Fokus Ekspansi PERADI Profesional Selanjutnya
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:01 WIB

Saksi Bongkar Rekayasa Dokumen dan Penggelembungan Dana Proyek Tol Terpeka, Kerugian Negara Capai Rp66,1 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:57 WIB

Sidang Korupsi Tol Terpeka Dimulai, Jaksa Ungkap Modus Tagihan Fiktif Rp66,1 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:30 WIB

Kejati Lampung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nanda Indira pada Senin Mendatang

Senin, 22 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kajati Lampung Warning Pengusaha Makanan Bergizi Gratis: Jangan Serakah, Satu Kasus Keracunan Saya Lapor Pusat!

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Kasus Korupsi Dana PI Lampung Tiga Mantan Petinggi PT LEB Divonis Bersalah ‎

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB