FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Universitas Lampung (Unila) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung agenda nasional mitigasi bencana.
Mahasiswa KKN Kelurahan Way Lunik 1 menyusun peta jalur evakuasi tsunami sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana.
Kelurahan Way Lunik merupakan wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap ancaman tsunami. Berdasarkan hasil observasi lapangan, tim KKN menemukan bahwa informasi mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, dan lokasi aman masih terbatas serta belum tersaji dalam format yang mudah dipahami warga. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan kebingungan apabila terjadi keadaan darurat.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN Unila melakukan survei lapangan guna mengidentifikasi wilayah terdampak, menentukan jalur evakuasi yang aman, serta memetakan titik kumpul. Proses pemetaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis, kepadatan permukiman, serta akses menuju lokasi dengan elevasi yang lebih tinggi sebagai area aman.
Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi ArcGIS sehingga menghasilkan peta jalur evakuasi yang sistematis, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Peta tersebut memuat rute penyelamatan, arah evakuasi, serta titik kumpul yang dapat dijadikan acuan warga saat kondisi darurat.
Sebagai tahap akhir, mahasiswa KKN menggelar sosialisasi kepada masyarakat Kelurahan Way Lunik pada Senin (23/02/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, pentingnya mitigasi bencana, serta cara membaca dan memanfaatkan peta evakuasi secara tepat.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi tsunami. Lebih dari sekadar pengabdian, kegiatan mahasiswa KKN Unila ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana yang sejalan dengan program kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Komunikasi dan Digital, khususnya dalam penguatan literasi kebencanaan, pemanfaatan teknologi digital, dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.(***)












