BEM Universitas Malahayati Gelar Diskusi Publik: Strategi iIntelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguaruan Tinggi

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malahayati Lampung menggelar Diskusi Publik bertema “Penguatan Peran Kampus sebagai Benteng Ideologi Bangsa: Strategi Intelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguruan Tinggi” pada Selasa, 28 Januari 2026 di Aula Gedung MCC Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Moh. Baharuddin, M.A., Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Mirza Pahlevi, Kasat Intel Polresta Bandar Lampung Kompol Andi Yunara, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Sulthon Arifudin. Sekitar 100 peserta dari Aliansi BEM se-Provinsi Lampung dan Pok Cipayung Plus Kota Bandar Lampung turut memeriahkan diskusi.

‎‎Mahasiswa Rentan Terpapar Ideologi Ekstrem

‎Dalam pemaparannya, Sulthon Arifudin menjelaskan bahwa radikalisme lahir dari cara berpikir kaku, tertutup, dan menolak perbedaan. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda berada pada fase pencarian jati diri sehingga rentan disusupi ideologi ekstrem. Karena itu, kampus harus menjadi ruang aman untuk menanamkan nilai toleransi, literasi digital, dan penguatan kebangsaan.

Baca Juga :  SPMB 2026, DPRD Bandar Lampung Ingatkan Masalah Klasik Daya Tampung SMP

‎‎“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jika mereka terpapar radikalisme, maka masa depan bangsa juga terancam,” tegas Sulthon.

‎Ketua FKUB Provinsi Lampung, Prof. Baharuddin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kebebasan beragama dan toleransi. Ia menyebut bahwa intoleransi dan fanatisme sempit merupakan pintu masuk bagi radikalisme yang berpotensi berkembang menjadi terorisme.

‎“Moderasi beragama, dialog lintas iman, serta penegakan hukum yang adil adalah kunci utama mencegah radikalisme,” ujarnya.

Penguatan Nilai Kebangsaan dan Literasi Digital

‎‎Sementara itu, Mirza Pahlevi dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menegaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan radikalisme. Ia mendorong penguatan nilai Pancasila, NKRI, dan literasi digital agar mahasiswa mampu menyaring informasi dan tidak terpengaruh narasi ekstrem di media sosial.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

‎Dari sisi keamanan, Kompol Andi Yunara mengungkapkan bahwa di wilayah Bandar Lampung terdapat puluhan individu yang masuk dalam pengawasan terkait jaringan radikal dan terorisme. Ia menjelaskan bahwa kelompok radikal menyasar mahasiswa melalui kajian tertutup, pendekatan personal, serta propaganda digital.

‎‎“Karena itu kampus harus punya sistem deteksi dini, regulasi yang tegas, serta mendorong mahasiswa dan dosen menjadi agen moderasi,” katanya.

‎‎Melalui diskusi ini, BEM Universitas Malahayati berharap kampus tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga benteng ideologi bangsa yang menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa.(**)

Berita Terkait

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎
Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎
Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Asroni Desak Disdik Susun Peta Infrastruktur Sekolah
Pesantren Kilat Ramadhan Resmi Dimulai, Disdikbud Lampung Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
Mahasiswa KKN Unila Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Pemetaan Evakuasi Tsunami
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:10 WIB

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Disdikbud Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. ‎

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Senin, 4 Mei 2026 - 15:15 WIB

Dua Inovator Muda Unila Siap Berlaga di Pilmapres LLDikti Wilayah II ‎

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:36 WIB

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Sabtu, 11 April 2026 - 08:17 WIB

Outing Class Tanpa Izin di SMPN 19, JPSI Lampung Desak Sanksi Tegas: Jangan Cuma Dibatalkan

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB