Lewat PIP-WK, Yuni Karnelis Tekankan Etika Digital bagi Generasi Muda ‎

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yuni Karnelis, S.T.P., menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

‎‎Menariknya, kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari kalangan anak-anak muda Generasi Z (Gen Z) yang turut aktif mengikuti jalannya sosialisasi.

PIP-WK Dikemas Kontekstual dengan Dunia Anak Muda

‎‎Dalam Sambutannya, Yuni Karnelis mengemas materi PIP-WK secara kontekstual dan relevan dengan dunia anak muda, salah satunya melalui pembahasan digital marketing. Menurutnya, Gen Z memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis digital.

‎‎“Anak-anak Gen Z ini sudah akrab dengan media sosial. Tinggal diarahkan agar digunakan secara produktif, bernilai ekonomi, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” ujar Yuni Karnelis.

‎‎Ia menegaskan, pemanfaatan digital marketing oleh generasi muda merupakan bentuk aktualisasi nilai-nilai Pancasila di era digital, seperti kemandirian, kreativitas, gotong royong, dan keadilan sosial. Melalui platform digital, generasi muda dapat mempromosikan produk UMKM lokal, membangun personal branding, hingga menciptakan peluang usaha mandiri.

Baca Juga :  Yuni Karnelis: Fraksi PKS Sepakat Raperda Penanganan Konflik Sosial Disahkan

‎‎Lima Pesan Reflektif: Konsep 3P1J1K

‎‎Pada kesempatan tersebut, Yuni Karnelis juga menyampaikan lima pesan reflektif yang dirangkum dalam konsep 3P1J1K sebagai panduan untuk memperbaiki dan menguatkan diri di tahun ini.

‎Pesan pertama adalah Perbaiki diri, dengan tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan potensi yang harus dikembangkan.

‎Pesan kedua, Pertambah ilmu, salah satunya dengan aktif mengikuti kegiatan PIP-WK serta pelatihan seperti workshop digital marketing agar masyarakat semakin adaptif terhadap perubahan zaman.

‎Pesan ketiga, Pembangunan karakter. Yuni menyoroti maraknya konten negatif di media sosial yang dapat berdampak buruk bagi generasi muda. Ia mengingatkan agar anak-anak muda tidak sekadar ikut tren, tetapi fokus membangun jati diri dan karakter positif.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.Anak Terlindungi, Indonesia Maju

‎Pesan keempat, Jadilah versi terbaik diri sendiri, dengan menonjolkan kelebihan yang dimiliki sehingga mampu menghargai dan mengapresiasi orang lain.

‎Pesan kelima, Konsisten, yang disebutnya sebagai kunci utama untuk terus maju dan berkembang, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun ekonomi.

‎“Kalau kita konsisten memperbaiki diri, menambah ilmu, dan membangun karakter, insyaallah kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.

‎‎Dorong  Gen Z Jadi Pelaku Digital yang Beretika

‎‎Di akhir Sambutannya, Yuni Karnelis berharap sosialisasi PIP-WK ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dunia digital dan kewirausahaan.

‎‎“Kita ingin Gen Z tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelaku yang produktif, beretika, dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Bandar Lampung,” pungkasnya.(Agoy)

Berita Terkait

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda
Bimtek Anggota Legislatif PKS Se-Lampung dan Se-Sumatera Selatan: Mengokohkan Legislator yang Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan
Yuni Karnelis: Fraksi PKS Sepakat Raperda Penanganan Konflik Sosial Disahkan
Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.Anak Terlindungi, Indonesia Maju
RDP DPRD Ungkap Persoalan Legalitas Parkir Radisson Hotel Lampung, Ini Penjelasan Manajemen
Yuhadi Bantah Ada Rapat Tertutup Pansus LHP BPK: Kalau Ada yang Melarang Wartawan, Itu Kesalahan Staf
Kwarcab Pramuka Buka Suara Soal Dugaan Pungutan Kepala Sekolah ‎
DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Antisipasi Dampak Perubahan Status Driver Ojol Jadi Usaha Mikro ‎
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:11 WIB

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:37 WIB

Bimtek Anggota Legislatif PKS Se-Lampung dan Se-Sumatera Selatan: Mengokohkan Legislator yang Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:39 WIB

Yuni Karnelis: Fraksi PKS Sepakat Raperda Penanganan Konflik Sosial Disahkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:20 WIB

Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.Anak Terlindungi, Indonesia Maju

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

RDP DPRD Ungkap Persoalan Legalitas Parkir Radisson Hotel Lampung, Ini Penjelasan Manajemen

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB