Dedi Yuginta Gelar Sosialisasi PIP-WK di Kota Baru, Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Peduli Lingkungan ‎

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, SE., M.Si., (Dok.Warnalampung.id)


WARNALAMPUNG.ID — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, SE., M.Si., menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) bersama masyarakat di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, pada Sabtu, 7 Maret 2026.

‎‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Dedi Yuginta mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

‎‎Menurutnya, kondisi global saat ini diwarnai berbagai dinamika dan ketidakpastian. Situasi tersebut, kata dia, menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia untuk tetap menjaga persatuan.

‎‎“Melihat situasi dunia saat ini, berbagai konflik terjadi di sejumlah wilayah seperti yang melibatkan Irak, Amerika Serikat, dan Israel. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi kita semua betapa pentingnya menjaga persatuan,” ujarnya.

‎‎Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat melalui ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang harus terus dijaga serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

‎‎“Karena itu kita harus memperkuat persatuan melalui ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Jangan sampai kita mudah terpecah belah, justru kita harus semakin solid sebagai bangsa,” katanya.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026, Mayang : Perempuan Bukan Lagi Pelengkap di Panggung Politik

‎Selain menekankan pentingnya persatuan, Dedi yang dikenal memiliki perhatian terhadap persoalan lingkungan di Kota Bandar Lampung juga menyinggung peristiwa banjir yang belakangan melanda sejumlah wilayah kota.

‎‎Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan saluran drainase tersumbat. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap menjaga pohon yang ada di sekitar rumah karena memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air.

‎‎“Pohon yang ada di rumah jangan ditebang, karena itu berfungsi sebagai resapan air. Jika pohon ditebang dan sampah dibuang sembarangan, tentu akan memperparah potensi banjir,” ujarnya.

‎‎Dedi mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Kota Bandar Lampung. Bahkan, ia mengaku rumah pribadinya yang telah ditempati sekitar 15 tahun baru pertama kali terdampak banjir.

‎‎“Selama saya tinggal di rumah itu sekitar 15 tahun, baru kemarin air masuk sekitar 10 sentimeter ke dalam rumah. Itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan kemarin juga sampai menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

‎‎Menurut Dedi, persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Upaya pemerintah dalam melakukan perbaikan dan pencegahan, menurutnya, akan sulit berhasil apabila masyarakat tidak ikut menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Inisiasi Visum Gratis di Bandar Lampung, Anggota DPRD Mayang Djausal Dorong Verifikasi Data yang Akuntabel

‎‎“Walaupun pemerintah berupaya melakukan perbaikan drainase, kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan yang menyebabkan saluran tersumbat, tentu akan sulit mengatasi banjir,” jelasnya.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga ‎menjelaskan bahwa sebagai anggota legislatif dirinya memiliki tiga fungsi utama, yakni membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, serta menyusun dan menetapkan peraturan daerah.

‎‎Ia mengaku selama ini cukup fokus menyuarakan persoalan banjir di Kota Bandar Lampung, terutama melalui perannya sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.

‎‎“Saya termasuk yang paling sering menyampaikan persoalan banjir di dewan. Teman-teman di Komisi III juga mengetahui hal itu. Setiap tahun saya terus mendorong agar anggaran penanggulangan banjir ditambah, sehingga penanganannya bisa lebih cepat, tepat, dan tidak terus berulang,” tutupnya.

‎‎Melalui kegiatan Sosialisasi PIP-WK tersebut, Dedi berharap masyarakat tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta peduli terhadap lingkungan demi kebaikan bersama.(*)

Berita Terkait

Inisiasi Visum Gratis di Bandar Lampung, Anggota DPRD Mayang Djausal Dorong Verifikasi Data yang Akuntabel
SPMB 2026, DPRD Bandar Lampung Ingatkan Masalah Klasik Daya Tampung SMP
Asroni : Jam Belajar Malam Bisa Cegah Kriminalitas Remaja ‎
Ketua Komisi III Agus Djumadi, Respons Positif Kucuran Anggaran Rp5 Miliar dari Kementerian PUPR
Hari Kartini, Ketua Komisi IV Asroni Paslah: UU PPRT Harus Akhiri Eksploitasi Pekerja Rumah Tangga ‎
Suhada Gelar Sosialisasi PIP-WK, Perkuat Nilai Kebangsaan Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Fasilitas Sekolah Memprihatinkan, Asroni Desak Disdik Susun Peta Infrastruktur Sekolah
Lewat Sosialisasikan PIP-WK,Agus Djumadi, Ajak Warga Gunter Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:22 WIB

Inisiasi Visum Gratis di Bandar Lampung, Anggota DPRD Mayang Djausal Dorong Verifikasi Data yang Akuntabel

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:08 WIB

Asroni : Jam Belajar Malam Bisa Cegah Kriminalitas Remaja ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:37 WIB

Ketua Komisi III Agus Djumadi, Respons Positif Kucuran Anggaran Rp5 Miliar dari Kementerian PUPR

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini, Ketua Komisi IV Asroni Paslah: UU PPRT Harus Akhiri Eksploitasi Pekerja Rumah Tangga ‎

Sabtu, 11 April 2026 - 07:39 WIB

Suhada Gelar Sosialisasi PIP-WK, Perkuat Nilai Kebangsaan Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB