RSUDAM, Dari Sorotan Menuju Harapan

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung kembali jadi sorotan publik. Belum genap dua bulan duduk di kursi direktur utama, dr. Imam Ghozali, Sp.An, KMN, langsung dihantam gelombang kritik dan persoalan klasik yang menumpuk.

Baru mulai merapikan konsolidasi internal, Imam sudah “diserbu” isu: mulai tudingan soal kinerja, dugaan kedekatan dengan politisi, proyek rumah sakit, hingga keluhan pelayanan. Semua masalah warisan lama itu kini menjerat ke pundaknya.

Tak berhenti di situ, dalam beberapa pekan terakhir ia juga harus menghadapi dugaan praktik pemerasan oleh oknum LSM—dengan pola pemberitaan miring hingga ancaman aksi demo. Isu ini disinyalir terkait permintaan persentase dari proyek rumah sakit.

Meski jabatan baru seumur jagung, dokter spesialis anestesi ini memilih tidak gentar. “Bismillah,” ucapnya saat menerima tongkat estafet kepemimpinan dari dr. Lukman Pura, Sp.PD, K-GH, MJSM, pada Jumat (8/8/2025).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengakui, perubahan di RSUDAM tidak bisa instan. Namun, dengan kepemimpinan baru, terbuka peluang menjadikan RSUDAM bukan sekadar “rumah sakit rujukan terakhir”, melainkan pusat pelayanan yang profesional, ramah, dan modern.

Baca Juga :  Retribusi Fiber Optik Lampung Disorot, Benny: Setiap Pungutan Harus Ada Dasarnya

Imam sendiri bukan wajah baru. Sebelum terpilih lewat seleksi terbuka Pemprov Lampung, ia sempat menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Pengalaman itu membuatnya paham betul peta masalah rumah sakit rujukan terbesar di Provinsi Lampung ini.

Segudang Pekerjaan Rumah

RSUDAM berdiri sejak 1937, menjadi ikon pelayanan kesehatan Lampung. Dari 15 kabupaten/kota, pasien dengan kondisi serius nyaris selalu berakhir di sini. Beban kerja besar sejalan dengan ekspektasi publik yang juga tinggi.

Namun masalah seakan tidak pernah selesai. Peralatan medis vital seperti MRI dan CT-Scan sering dikeluhkan tak optimal. Fasilitas kebersihan dan ruang tunggu minim kenyamanan. Insentif tenaga kesehatan pun masih menyisakan persoalan.

Media sosial ramai membicarakan kekurangan pelayanan. Lembaga pemeriksa negara menyoroti pengelolaan keuangan dan proyek. Isu pungutan liar dan dugaan permainan pengadaan ikut menyeruak.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Lantik Satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Dua Pejabat Fungsional, Sekdaprov Marindo Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia ‎

Di tengah badai itu, Imam berusaha tetap tegak. “Saya paham masalah di RSUDAM tidak sedikit. Tapi ini rumah sakit kita bersama. Saya ingin semua pihak—tenaga kesehatan, manajemen, maupun masyarakat—ikut bergerak memperbaiki,” ujarnya.

Momentum Perubahan

Pengamat menilai, deras kritik tidak boleh membuat Imam mundur. Justru, dengan pemahaman atas akar masalah dan dukungan politik, ia punya kesempatan membalikkan keadaan.

Harapan publik sederhana tapi nyata. Sulastri, salah satu keluarga pasien, berujar: “Kami tahu tidak bisa langsung sempurna, tapi paling tidak ada perubahan. Itu yang kami tunggu.”

Kini publik menanti: mampukah Imam mengubah wajah RSUDAM dari rumah sakit penuh keluhan menjadi rumah sakit yang menghadirkan harapan dan senyum lega? “Insyaallah, dengan doa masyarakat Lampung, sama-sama menjaga kondusifitas, saya akan berusaha membenahi persoalan satu per satu,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Lantik Satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Dua Pejabat Fungsional, Sekdaprov Marindo Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia ‎
Ribuan Peserta Meriahkan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat 2026 di Lampung
Wagub Jihan Nurlela Kukuhkan Pengurus Pramuka UIN Raden Intan Lampung Masa Bakti 2025–2027
Pemprov Bantah Tuduhan Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan
Masuk 5 Besar Nasional, Transformasi Digital Pemprov Lampung Diuji Tim ASKOMPSI
Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.
Pastikan MBG Berjalan Optimal, Wagub Lampung Kunjungi Sekolah dan SPPG di Bandar Lampung
Sekdaprov Lampung Hadiri Raker Tahunan KUB Bank Jatim 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Pemprov Lampung Lantik Satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Dua Pejabat Fungsional, Sekdaprov Marindo Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat 2026 di Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Wagub Jihan Nurlela Kukuhkan Pengurus Pramuka UIN Raden Intan Lampung Masa Bakti 2025–2027

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Pemprov Bantah Tuduhan Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:55 WIB

Masuk 5 Besar Nasional, Transformasi Digital Pemprov Lampung Diuji Tim ASKOMPSI

Berita Terbaru