Lewat Sosialisasi PIP-WK, Yuni Karnelis Tekankan Peran Keluarga dalam Menguatkan Nilai Pancasila di Bulan Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yuni Karnelis, S.T.P., menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema Peran Keluarga dalam Menguatkan Nilai-Nilai Pancasila di Bulan Ramadhan.

Dalam paparannya, Yuni Karnelis menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan spiritualitas, tetapi juga waktu yang sangat relevan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, rumah merupakan tempat pertama dan utama bagi anak-anak belajar tentang agama, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial.

“Ramadhan menghadirkan suasana yang sangat kondusif untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa. Dari keluarga, karakter anak bangsa dibentuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui ibadah puasa, keluarga dapat menanamkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila 1) dengan membiasakan shalat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, serta doa bersama. Ketika keluarga berbagi takjil dan bersedekah kepada sesama, nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Sila 2) dihidupkan dalam praktik nyata.

Baca Juga :  ‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Kebersamaan saat sahur dan berbuka puasa juga menjadi momentum memperkuat Persatuan Indonesia (Sila 3). Diskusi ringan mengenai target ibadah selama Ramadhan dapat melatih budaya musyawarah dalam keluarga sebagai implementasi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (Sila 4). Sementara sikap sederhana dan tidak berlebihan saat berbuka mencerminkan nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Sila 5).

Keluarga sebagai Pondasi Karakter

Dalam kesempatan itu, Yuni turut menekankan pentingnya peran keluarga dalam menyikapi Ramadhan secara bijak dan penuh keteladanan.

1. Keluarga sebagai Teladan Ibadah

Anak-anak belajar bukan semata dari teori, melainkan dari contoh nyata. Ketika orang tua menunjukkan semangat bangun sahur, menjaga konsistensi tilawah, serta menciptakan suasana rumah yang religius, anak akan meniru tanpa harus diperintah.

Baca Juga :  BIPEKA PKS Pesisir Barat dan Lampung Barat Gelar Seminar Rumah Keluarga Indonesia, Perkuat Ketahanan Keluarga ‎

2. Ramadhan Melatih Karakter Keluarga

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, pengendalian emosi, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak.

3. Ramadhan Menguatkan Ikatan Keluarga

Sahur bersama, berbuka bersama, hingga melaksanakan salat tarawih berjamaah bukan hanya rutinitas ibadah, melainkan investasi kedekatan emosional. Ramadhan dapat menjadi momentum memperbaiki komunikasi keluarga, saling memaafkan, serta saling menguatkan dalam doa.

Melalui kegiatan PIP-WK ini, Yuni berharap masyarakat semakin menyadari bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak selalu dimulai dari ruang-ruang formal, melainkan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

“Ramadhan bukan hanya membentuk pribadi yang saleh secara spiritual, tetapi juga melahirkan generasi berkarakter Pancasila. Dan semua itu bermula dari keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak-anak bangsa,” pungkasnya.

Berita Terkait

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda
Bimtek Anggota Legislatif PKS Se-Lampung dan Se-Sumatera Selatan: Mengokohkan Legislator yang Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan
Yuni Karnelis: Fraksi PKS Sepakat Raperda Penanganan Konflik Sosial Disahkan
Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.Anak Terlindungi, Indonesia Maju
RDP DPRD Ungkap Persoalan Legalitas Parkir Radisson Hotel Lampung, Ini Penjelasan Manajemen
Yuhadi Bantah Ada Rapat Tertutup Pansus LHP BPK: Kalau Ada yang Melarang Wartawan, Itu Kesalahan Staf
Kwarcab Pramuka Buka Suara Soal Dugaan Pungutan Kepala Sekolah ‎
DPRD Bandar Lampung Minta Disnaker Antisipasi Dampak Perubahan Status Driver Ojol Jadi Usaha Mikro ‎
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:11 WIB

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:37 WIB

Bimtek Anggota Legislatif PKS Se-Lampung dan Se-Sumatera Selatan: Mengokohkan Legislator yang Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:39 WIB

Yuni Karnelis: Fraksi PKS Sepakat Raperda Penanganan Konflik Sosial Disahkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:20 WIB

Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.Anak Terlindungi, Indonesia Maju

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

RDP DPRD Ungkap Persoalan Legalitas Parkir Radisson Hotel Lampung, Ini Penjelasan Manajemen

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB