Satu Dekade Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Pemprov Lampung Gandeng TNI Bangun Jembatan Kali Pasir ‎

Senin, 2 Februari 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah konkret untuk mengakhiri bertaruh nyawanya puluhan siswa yang setiap hari menyeberangi sungai menggunakan rakit. Pembangunan Jembatan Kali Pasir yang menghubungkan Desa Kali Pasir dan Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, kini resmi menjadi prioritas utama.

‎‎Langkah ini diambil sebagai solusi permanen atas akses pendidikan yang selama ini terhambat oleh derasnya arus Sungai Batanghari.

‎‎Penanganan Cepat Melibatkan Kodam II/Sriwijaya

‎Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan darurat ini dikoordinasikan langsung bersama Panglima Kodam II/Sriwijaya. Keterlibatan TNI dinilai krusial mengingat kondisi medan yang berisiko tinggi.

‎‎“Alhamdulillah saat ini sudah diprioritaskan lewat program Jembatan Merah Putih. Pak Gubernur langsung yang meminta kepada Pangdam untuk penanganan lapangan yang cepat dan terukur,” ujar Taufiqullah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Anggaran Rp70 Miliar Demi Keamanan Permanen

‎‎Meski jembatan darurat sedang diupayakan, pemerintah tetap fokus pada pembangunan jembatan permanen. Taufiq menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran untuk membangun struktur yang sesuai standar keselamatan mencapai Rp70 miliar.

‎Keterbatasan fiskal di tingkat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur membuat proyek ini tidak mungkin ditangani secara mandiri, sehingga Pemerintah Provinsi Lampung harus turun tangan melakukan koordinasi lintas sektor.

‎‎“Anggaran Rp70 miliar itu dibutuhkan untuk menyambung akses pendidikan bagi sekitar 90 pelajar di sana. Ini bukan angka yang kecil, tapi ini soal keselamatan anak-anak kita,” tambahnya.

Hasil Survei BPJN: Pembangunan Ulang dari Nol

‎Kondisi jembatan ini telah menarik perhatian Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sejak awal menjabat. Pemprov Lampung telah bersurat ke pemerintah pusat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan survei teknis oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Baca Juga :  220 Pelaku UMKM Ikuti PKU Akbar PNM, Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Ekonomi Rakyat

‎Hasil survei menyimpulkan bahwa opsi perbaikan parsial tidak layak dilakukan karena risiko longsor yang tinggi. Solusi satu-satunya adalah pembangunan ulang secara total guna menjamin keamanan jangka panjang.

Target Rampung Semester Pertama 2026

‎Taufiqullah memastikan bahwa proses birokrasi terus dikawal agar pengerjaan fisik tidak mengalami kendala berarti. Ia pun meminta masyarakat untuk memberikan dukungan dan sedikit bersabar selama proses berlangsung.

‎‎“Berbagai upaya sudah dilakukan Pak Gub sejak awal menjabat. Insya Allah, Jembatan Merah Putih ini akan jadi solusi nyata. Targetnya, semester pertama 2026 ini selesai,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat
Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah
‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional
Pemprov Lampung Terima Apresiasi PJPK 2025 dari Menteri Kependudukan dan BKKBN
Gubernur Lampung Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang ‎
220 Pelaku UMKM Ikuti PKU Akbar PNM, Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Ekonomi Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:48 WIB

Aksi Damai Buruh Pelabuhan Panjang Berjalan Kondusif, Pemprov Lampung Respons Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:46 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih dan Transparan, Usung Slogan “No Titip, No Jastip”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:04 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB

Penanganan Banjir Jadi Prioritas, Pemprov dan Pemkot Satukan Langkah

Senin, 4 Mei 2026 - 19:45 WIB

‎Enam Pejabat Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Birokrasi Adaptif dan Profesional

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB