Teknologi X-Ray Portabel Permudah Dinkes Bandar Lampung Deteksi TBC di Lapangan

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: DOK


WARNALAMPUNG.ID –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung terus berinovasi dalam upaya menekan kasus Tuberkulosis (TBC). Salah satu langkah terbarunya yakni dengan memanfaatkan teknologi X-ray portabel untuk mendeteksi pasien TBC secara lebih cepat dan akurat.

“Kami terus bergerak untuk menuntaskan TBC, salah satunya dengan menggunakan teknologi X-ray guna mendeteksi penyakit tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Muhtadi menjelaskan, dengan teknologi X-ray portabel ini, tenaga kesehatan bisa turun langsung ke lapangan melakukan deteksi dini, bahkan hingga ke lingkungan lembaga pemasyarakatan dan sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menekan angka penularan TBC di kota ini, sekaligus mendukung target eliminasi TBC nasional pada 2030,” terangnya.

Ia mengakui, banyak kasus TBC yang tidak terdeteksi karena masyarakat kerap menganggap batuk berkepanjangan sebagai hal biasa. Padahal, keterlambatan diagnosis justru meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekitar.

Karena itu, seluruh puskesmas di Bandar Lampung kini telah menerapkan program nasional TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) sebagai langkah utama menekan penyebaran penyakit TBC.

Baca Juga :  Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

“Dinkes tidak lagi menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan kami akan mendatangi rumah warga untuk memeriksa dahak dan melakukan wawancara gejala. Bila ditemukan indikasi TBC, pasien langsung diberikan pengobatan sesuai standar nasional,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh pasien TBC akan dipantau oleh Pengawas Minum Obat (PMO) dari kalangan kader atau petugas kesehatan agar mereka tidak putus pengobatan hingga benar-benar sembuh.

“Kami juga mencatat seluruh proses pengobatan melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), sehingga setiap tahapan bisa dipantau secara transparan dan terukur,” tuturnya. (***)

Berita Terkait

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat
Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan
Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga
Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎
Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Tekankan Pentingnya Pelaporan Omzet Riil
Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎
Lomba Gerak Jalan Pramuka Jadi Ruang Pembinaan Karakter Pelajar ‎
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Kamis, 24 September 2026 - 22:06 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS

Berita Terbaru