Dua Keluarga Siswa SDN 2 Way Dadi Sepakat Berdamai, Sekolah Fokus Pulihkan Kondisi MRP

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Suasana kekeluargaan mewarnai penyelesaian perselisihan yang melibatkan dua siswa SDN 2 Way Dadi, Kota Bandar Lampung. Kedua keluarga akhirnya sepakat berdamai dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

‎‎Kesepakatan damai berlangsung di kediaman orang tua siswa berinisial MRP, Senin, 28 September 2026. Pertemuan tersebut dihadiri orang tua MRP dan orang tua siswa berinisial J, yang keduanya merupakan siswa SDN 2 Way Dadi.

‎‎Proses perdamaian difasilitasi pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, tokoh masyarakat, serta Bhabinkamtibmas Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame.

‎Kepala SDN 2 Way Dadi, Sumiyati, M.Pd., mengatakan kesepakatan tersebut menjadi langkah bersama untuk menyelesaikan persoalan sekaligus menjaga hubungan baik antara kedua keluarga.

‎“Alhamdulillah, perdamaian berjalan lancar. Kedua keluarga sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dan menjadikannya sebagai pembelajaran bersama,” ujar Sumiyati, Selasa, 29 September 2026.

‎‎Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam surat perdamaian bermaterai yang ditandatangani orang tua MRP, A Salahudin, dan orang tua J, Dewi Astuti.

‎Dalam kesepakatan itu, kedua keluarga menyatakan sepakat menyelesaikan persoalan yang melibatkan kedua siswa secara kekeluargaan di kediaman keluarga MRP.

Baca Juga :  Soal Dugaan Permintaan Uang Rp25 Juta di Lima Kelurahan, Kepala BKPSDM Zulkifli Tidak Merespon ‎

‎‎Sebagai bagian dari penyelesaian tersebut, keluarga J memberikan tali asih berupa sejumlah uang kepada keluarga MRP untuk membantu kebutuhan pengobatan.

‎‎Keluarga MRP menerima perdamaian tersebut dengan tulus. Kedua pihak juga sepakat untuk tidak saling menuntut di kemudian hari.

‎Persoalan yang terjadi disepakati sebagai sebuah musibah yang diharapkan tidak kembali terjadi. Momentum perdamaian tersebut juga diharapkan menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi serta hubungan kekeluargaan kedua pihak.

‎‎Proses perdamaian disaksikan Pengawas Pembina Disdikbud Kota Bandar Lampung Aisya Maqdisiana, M.Pd., Bhabinkamtibmas Way Dadi Baru Aipda Arie Febriansyah, S.H., serta sejumlah warga masyarakat setempat.

‎Sekolah Fokus pada Pemulihan MRP

‎Setelah kesepakatan damai tercapai, pihak sekolah kini mengarahkan perhatian pada kondisi MRP. Sumiyati mengatakan, pemulihan kesehatan siswa menjadi prioritas agar MRP dapat segera kembali mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

‎‎“Kami sekarang fokus pada pemulihan kesehatan MRP. Kami ingin memastikan kondisinya terus membaik sampai nantinya siap kembali ke sekolah,” katanya.

‎‎Selama menjalani masa pemulihan di rumah, pihak sekolah juga memastikan MRP tetap mendapatkan pembelajaran agar tidak tertinggal dari teman-temannya.

‎‎Guru SDN 2 Way Dadi akan melakukan home visit setiap hari untuk memberikan pendampingan pembelajaran sekaligus memantau perkembangan kondisi siswa.

Baca Juga :  Taring Dukung Evaluasi Tim Media Gubernur Usai Dugaan Penghalangan Jurnalis

‎‎“Kami akan melakukan home visit setiap hari. Jadi meskipun sementara belajar dari rumah, MRP tetap mendapatkan pembelajaran dan tidak tertinggal dari teman-temannya,” ujar Sumiyati.

‎‎Pihak sekolah juga akan melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi MRP. Komunikasi dengan keluarga akan terus dilakukan hingga siswa tersebut dinilai siap kembali mengikuti pembelajaran di sekolah.

‎‎Sumiyati menegaskan, perhatian sekolah tidak berhenti setelah tercapainya kesepakatan damai. Menurutnya, langkah berikutnya adalah memastikan kedua siswa dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan nyaman dan aman.

‎‎Bahkan, pada Selasa, 29 September 2026, pihak sekolah kembali memberikan tali kasih kepada keluarga MRP sebagai bentuk kepedulian dan dukungan selama masa pemulihan.

‎‎“Sekolah harus hadir ketika anak membutuhkan perhatian. Mudah-mudahan MRP segera pulih dan bisa kembali ke sekolah, belajar dan bermain bersama teman-temannya,” katanya.

‎‎Sumiyati berharap perdamaian tersebut menjadi awal yang baik bagi kedua keluarga sekaligus menjadi pembelajaran bagi lingkungan sekolah untuk terus membangun suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian. (**)

Berita Terkait

Soal Dugaan Permintaan Uang Rp25 Juta di Lima Kelurahan, Kepala BKPSDM Zulkifli Tidak Merespon ‎
Taring Dukung Evaluasi Tim Media Gubernur Usai Dugaan Penghalangan Jurnalis
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Yunika Angkat Bicara
Kecolongan, Perluasan Jaringan Fiber Optik di Garuntang Digarap Tengah Malam, Warga Minta Penindakan Tegas
Pengadaan Rp35,1 Miliar RSUD Dadi Tjokrodipo Dipertanyakan, Dari Satu Paket Jadi Puluhan Transaksi
‎Ratusan Pelajar se-Lampung Adu Ketangkasan PMR, Rebut Piala Bergilir Wali Kota Eva Dwiana
UIN RIL Beri Hak Jawab soal Dugaan Kekerasan terhadap Dua Wartawan di Proyek Gapura
ASN Pemkot Bandar Lampung Laporkan Dugaan Penipuan Janji Promosi Jabatan ke Polda Lampung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Soal Dugaan Permintaan Uang Rp25 Juta di Lima Kelurahan, Kepala BKPSDM Zulkifli Tidak Merespon ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Taring Dukung Evaluasi Tim Media Gubernur Usai Dugaan Penghalangan Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 16:50 WIB

Dua Keluarga Siswa SDN 2 Way Dadi Sepakat Berdamai, Sekolah Fokus Pulihkan Kondisi MRP

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Yunika Angkat Bicara

Senin, 14 September 2026 - 13:28 WIB

Kecolongan, Perluasan Jaringan Fiber Optik di Garuntang Digarap Tengah Malam, Warga Minta Penindakan Tegas

Berita Terbaru