Sosialisasi PIP-WK,Asroni Paslah Tekankan Implementasi Pancasila Lewat Program Bedah Rumah dan Sekolah Gratis

FOTO: Ketua Komisi IV, Asroni Paslah.(Dok.Warnalampung.id)


WARNALAMPUNG.ID — Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, pada Jumat, 23 Januari 2026.

‎Dalam kegiatan tersebut, Asroni menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

‎‎“Pancasila harus dihidupkan dalam kebijakan. Bedah rumah adalah wujud kepedulian negara terhadap martabat warga, sementara pembebasan uang komite sekolah adalah bentuk keadilan di sektor pendidikan,” ujar Asroni dalam sambutannya.

Bedah Rumah, Program Nyata untuk Kesejahteraan Warga

‎Asroni menjelaskan, program bedah rumah merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

‎‎Ia menyebutkan, untuk Provinsi Lampung, kuota program bedah rumah berkisar antara 500 hingga 600 unit. Dari jumlah tersebut, Asroni mendorong agar Kota Bandar Lampung mendapatkan sekitar 100 unit rumah.

‎‎“Mudah-mudahan kuota tersebut segera terealisasi untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

‎Adapun kriteria penerima bantuan, lanjut Asroni, meliputi kondisi rumah tidak layak huni, dinding papan atau struktur bangunan rapuh, serta status tanah milik sendiri, meskipun masih berupa Akta Jual Beli (AJB).

‎“Yang penting tanahnya milik sendiri, itu sudah diperbolehkan. Namun penerima juga harus siap menambah biaya apabila anggaran dari pemerintah pusat belum mencukupi,” tambahnya.

‎Asroni juga mengungkapkan,menyaksikan sendiri perjuangan masyarakat yang rela berutang bahkan menjual barang berharga demi memiliki rumah yang layak huni.

‎‎“Saya keliling langsung, saya tahu dan memahami betul kondisi warga. Ada yang berutang ke sana-sini, tapi karena niatnya ingin rumah layak, Alhamdulillah akhirnya selesai,” ungkapnya.

Tanpa Pilih Kasih dan Kepentingan Politik

‎Asroni menegaskan, program bedah rumah telah ia gulirkan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD. Menurutnya, program tersebut murni ia perjuangkan untuk membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan politik.

‎‎“Saya tidak pernah pilih-pilih. Kenal atau tidak, selama manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, saya akan bantu,” tegasnya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang telah menurunkan program bedah rumah di Provinsi Lampung dengan total sekitar 500–600 unit.

Komitmen Hapus Uang Komite SMP Negeri

‎Selain program sosial, Asroni juga menegaskan komitmennya di sektor pendidikan. Ia menyampaikan bahwa uang komite SMP negeri di Kota Bandar Lampung akan dihapus mulai tahun 2026, setelah kebijakan tersebut dianggarkan dalam APBD 2026.

‎“Ke depan, uang komite SMP tidak ada lagi. Tahun 2026 sudah kita anggarkan di APBD untuk menghapuskan uang komite SMP negeri,” ungkapnya.

‎Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni menegaskan komitmennya mendorong pendidikan SMP gratis, menyusul SMA/SMK yang sebelumnya telah digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

‎Meski Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait penghapusan uang komite belum diterbitkan, Asroni meminta agar regulasi tersebut segera dikeluarkan dan seluruh satuan pendidikan mematuhinya.

‎‎“Kalau masih ada pungutan dengan istilah lain, itu jelas bertentangan dengan semangat Pancasila dan melukai rasa keadilan masyarakat,” tegasnya.

‎Melalui kegiatan ini, Asroni Paslah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan sosial dan pendidikan agar benar-benar menghadirkan keadilan sosial dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.(Goy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *