Ratusan Siswa SMAN 1 Bandarlampung Ikuti Workshop Jurnalistik Lingkungan

PENDIDIKAN621 Dilihat

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Ratusan siswa SMA Negeri 1 Bandarlampung mengikuti workshop jurnalistik bertema “Meliput Bumi, Merawat Masa Depan” pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan meliput isu lingkungan hidup secara akurat, kritis, dan beretika.

Workshop tersebut merupakan kolaborasi antara Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Lampung, Program Studi Humas dan Komunikasi Digital Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), serta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung.

Peran Jurnalisme Mengawal Isu Lingkungan

Akademisi sekaligus Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SWI Provinsi Lampung, Dr. Fajar Sasora, menegaskan pentingnya peran jurnalisme di tengah krisis iklim yang semakin nyata. Menurutnya, pemberitaan yang berbasis data, empati, dan kepentingan publik menjadi kunci dalam mengawasi kerusakan lingkungan.

“Lingkungan rusak berarti kehidupan terancam. Di sinilah jurnalisme lingkungan berperan strategis sebagai pengawas kerusakan alam sekaligus penyampai suara masyarakat yang terdampak,” ujar Dr. Fajar di hadapan para peserta.

Selain mempelajari rumus dasar penulisan berita 5W+1H, para siswa juga diajak memetakan isu lingkungan di sekitar sekolah. Mulai dari sistem pengelolaan sampah plastik, mitigasi ancaman banjir lokal, ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH), hingga pemahaman etika digital dan pembedaan fakta dengan hoaks.

Edukasi Etika Digital dan Media Sosial

Aspek etika di ruang digital turut menjadi perhatian dalam workshop ini. Perwakilan Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik (PLIP) Dinas Kominfotik Lampung mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi yang benar dan bertanggung jawab.

Selain itu, Kepala Dinas Kominfo Lampung, Ganjar Pranowo, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi yang positif, khususnya di kalangan pelajar.

“Mengapresiasi rekan-rekan media yang telah memperkenalkan jurnalistik dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi, informasi, dan edukasi bagi siswa SMA di Bandarlampung. Edukasi seperti ini tentu sangat bermanfaat,” ujarnya.

Dorong Media Sekolah yang Inspiratif

Disaat yang bersamaan, Kepala SMA Negeri 1 Bandarlampung, Suharto, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas konten informasi sekolah, baik melalui majalah dinding maupun akun media sosial resmi.

“Kita membutuhkan mata dan telinga kalian untuk menangkap prestasi dan aspirasi. Saya berharap media sekolah dapat lebih hidup, informatif, dan menginspirasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW SWI Lampung, Melanni, menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam dunia jurnalistik. Menurutnya, satu karya tulis yang jujur dan bertanggung jawab mampu membentuk kesadaran publik terhadap isu lingkungan.

Workshop ditutup dengan sesi praktik mini liputan. Para siswa melakukan observasi dan wawancara langsung di lingkungan sekolah sebagai langkah awal mencetak generasi muda yang peduli terhadap masa depan bumi melalui karya jurnalistik. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *