Pemkot Bandar Lampung Gaungkan Budaya dan Ekonomi Kreatif Lewat Santi Membatik

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung, melalui Dinas Perindustrian, siap menggelar pelatihan membatik bagi siswa pondok pesantren (ponpes). Program inovatif ini menjadi sorotan karena merupakan kali pertama yang diadakan di Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung, menandai tonggak sejarah baru dalam upaya pengembangan keterampilan dan pelestarian budaya di Bumi Ruwa Jurai.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi langsung dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan penting ini.

“Di tahun 2025 ini, insyaallah, Kementerian Perindustrian akan datang ke Kota Bandar Lampung memberikan bantuan pelatihan membatik bagi siswa yang diperuntukkan kepada siswa asrama, dalam hal ini santri pondok pesantren,” jelas Husna di Bandar Lampung, pada Rabu 20 Agustus 2025.

Baca Juga :  Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Husna sangat berharap bahwa pelatihan membatik ini akan memberikan dampak ganda. Selain sebagai wujud pelestarian budaya adiluhung bangsa, program ini juga diharapkan mampu mengembangkan keterampilan khusus dan potensi ekonomi yang signifikan bagi para santri pondok pesantren.

“Nantinya diharapkan anak-anak ponpes ini bisa membuat batik yang akan diproduksi oleh mereka sendiri. Mudah-mudahan dapat digunakan oleh mereka, dan juga nantinya dapat menjadi modal mereka untuk dijual ke pasaran di luar,” imbuhnya, menekankan aspek kemandirian ekonomi

Pelatihan keterampilan membatik ini direncanakan akan menyasar dua pondok pesantren terpilih di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung sangat berharap agar seluruh biaya pelaksanaan pelatihan ini dapat dibebankan langsung kepada Kementerian Perindustrian RI, guna memastikan keberlangsungan dan kualitas program.

Momen ini menjadi sangat istimewa dan historis bagi Bandar Lampung karena kota ini terpilih sebagai lokasi pertama di seluruh Provinsi Lampung untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan membatik di lingkungan pondok pesantren.

“Insyaallah kita terpilih untuk pertama di Provinsi Lampung khususnya di Kota Bandar Lampung,” tutur Husna penuh keyakinan.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan bekal keterampilan bagi santri, tetapi juga menjadi model kolaborasi yang sukses antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong inovasi dan pengembangan potensi generasi muda.(**)

Berita Terkait

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat
Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan
Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga
Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎
Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Tekankan Pentingnya Pelaporan Omzet Riil
Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎
Lomba Gerak Jalan Pramuka Jadi Ruang Pembinaan Karakter Pelajar ‎
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Kamis, 24 September 2026 - 22:06 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS

Berita Terbaru