Soal Dugaan Permintaan Uang Rp25 Juta di Lima Kelurahan, Kepala BKPSDM Zulkifli Tidak Merespon ‎

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kepala BKPSDM Zulkifli (IST)


‎WARNALAMPUNG.ID — Dugaan permintaan uang dengan nominal mencapai Rp25 juta per kelurahan di Kota Bandar Lampung mencuat. Permintaan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan tenaga honorer kontrak di lingkungan pemerintahan kelurahan.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun WARNALAMPUNG.ID dari seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, dugaan permintaan uang itu disebut melibatkan seorang oknum yang dikabarkan berdinas di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandar Lampung.

‎‎Sumber tersebut menyebutkan, sejumlah kelurahan diduga dimintai uang dengan nominal yang cukup besar. Namun, informasi mengenai pihak yang meminta, dasar permintaan, serta tujuan penggunaan dana tersebut masih memerlukan penelusuran dan konfirmasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Yunika Angkat Bicara

‎‎Adapun lima kelurahan yang disebut dalam informasi tersebut yakni Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kota Sepang, Kampung Baru, Labuhan Ratu, dan Kampung Baru Raya.

‎‎Dugaan permintaan uang hingga Rp25 juta per kelurahan ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan tenaga honorer kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, termasuk apakah terdapat ketentuan atau prosedur resmi yang menjadi dasar permintaan tersebut.

‎‎Sejumlah hal masih perlu diperjelas, mulai dari pihak yang menginisiasi permintaan uang, ada atau tidaknya instruksi resmi, mekanisme pembayaran, hingga tujuan dan pertanggungjawaban penggunaan dana.

‎‎Jika dugaan tersebut benar, klarifikasi dari pihak terkait diperlukan untuk memastikan apakah permintaan uang itu merupakan bagian dari mekanisme resmi atau justru berada di luar ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Dua Keluarga Siswa SDN 2 Way Dadi Sepakat Berdamai, Sekolah Fokus Pulihkan Kondisi MRP

‎‎BKPSDM Belum Memberikan Keterangan

‎Hingga berita ini diterbitkan, Kepala BKPSDM Kota Bandar Lampung, Zulkifli, belum memberikan keterangan saat dihubungi awak media melalui aplikasi WhatsApp untuk dimintai konfirmasi terkait informasi tersebut.

‎Awak Media masih berupaya memperoleh penjelasan dari pihak-pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

‎‎Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi BKPSDM Kota Bandar Lampung, langkah tersebut diperlukan agar pemberitaan tetap berimbang, mengedepankan asas praduga tak bersalah, serta tidak membentuk kesimpulan sebelum fakta-fakta terverifikasi.(*)

‎‎

Berita Terkait

Taring Dukung Evaluasi Tim Media Gubernur Usai Dugaan Penghalangan Jurnalis
Dua Keluarga Siswa SDN 2 Way Dadi Sepakat Berdamai, Sekolah Fokus Pulihkan Kondisi MRP
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Yunika Angkat Bicara
Kecolongan, Perluasan Jaringan Fiber Optik di Garuntang Digarap Tengah Malam, Warga Minta Penindakan Tegas
Pengadaan Rp35,1 Miliar RSUD Dadi Tjokrodipo Dipertanyakan, Dari Satu Paket Jadi Puluhan Transaksi
‎Ratusan Pelajar se-Lampung Adu Ketangkasan PMR, Rebut Piala Bergilir Wali Kota Eva Dwiana
UIN RIL Beri Hak Jawab soal Dugaan Kekerasan terhadap Dua Wartawan di Proyek Gapura
ASN Pemkot Bandar Lampung Laporkan Dugaan Penipuan Janji Promosi Jabatan ke Polda Lampung
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Soal Dugaan Permintaan Uang Rp25 Juta di Lima Kelurahan, Kepala BKPSDM Zulkifli Tidak Merespon ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Taring Dukung Evaluasi Tim Media Gubernur Usai Dugaan Penghalangan Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 16:50 WIB

Dua Keluarga Siswa SDN 2 Way Dadi Sepakat Berdamai, Sekolah Fokus Pulihkan Kondisi MRP

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Yunika Angkat Bicara

Senin, 14 September 2026 - 13:28 WIB

Kecolongan, Perluasan Jaringan Fiber Optik di Garuntang Digarap Tengah Malam, Warga Minta Penindakan Tegas

Berita Terbaru