31 Puskesmas Bandar Lampung Bersiap, Antisipasi Gangguan Kesehatan Akibat Abu GAK

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung memastikan hingga saat ini belum menerima laporan adanya keluhan masyarakat terkait gangguan pernapasan maupun iritasi mata akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

‎‎Kepastian tersebut disampaikan menyusul rangkaian erupsi dan peningkatan aktivitas vulkanik GAK yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

‎‎Meski kondisi di wilayah Kota Bandar Lampung masih terpantau aman dan terkendali, Pemerintah Kota Bandar Lampung tetap mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.

‎‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎

‎‎”Kami sudah berkoordinasi dengan 31 puskesmas di seluruh wilayah Bandar Lampung untuk memantau langsung kondisi kesehatan masyarakat. Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga saat ini, belum ditemukan adanya keluhan warga terkait gangguan pernapasan maupun iritasi akibat debu,” ujar Muhtadi, Senin (7/9/2026).

‎‎Selain melakukan pemantauan, tenaga kesehatan juga diterjunkan ke lapangan untuk memberikan edukasi sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai langkah pencegahan dampak paparan abu vulkanik.

‎‎Mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian, Dinkes mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

‎‎”Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan debu. Selain itu, bagi pengendara roda dua, diimbau menggunakan penutup mata atau kacamata pelindung,” tambahnya.

‎‎Muhtadi menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam kondisi siaga untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan tanggap apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan keluhan masyarakat.

‎‎Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi dampak kesehatan yang mungkin timbul seiring dinamika aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.(**)

Berita Terkait

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat
Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan
Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga
Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎
Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Tekankan Pentingnya Pelaporan Omzet Riil
Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎
Lomba Gerak Jalan Pramuka Jadi Ruang Pembinaan Karakter Pelajar ‎
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Kamis, 24 September 2026 - 22:06 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS

Berita Terbaru