Lewat FGD, Eva Dwiana Tegaskan Komitmen Serius Tangani Banjir Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan komitmen serius Pemerintah Kota dalam menangani persoalan banjir yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar di ibu kota Provinsi Lampung.

‎‎Hal tersebut disampaikan Walikota Eva Dwiana dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan” yang digelar di kampus Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga akademisi, Selasa (28/4/2026).

‎‎Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung.

‎‎Dalam sambutan pembukaan, disampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap langkah kolaboratif penanganan banjir di Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. Rektor IIB Darmajaya turut memberikan sambutan selaku tuan rumah kegiatan.

‎FGD ini menghadirkan akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, perwakilan OPD terkait, unsur Forkopimda, camat, lurah, komunitas peduli lingkungan, serta mahasiswa untuk bersama merumuskan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif. Pembahasan mencakup normalisasi sungai, drainase perkotaan, daerah resapan air, tata ruang, hingga penguatan regulasi dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

‎Deklarasi ini berisi komitmen bersama untuk Mendukung implementasi Roadmap Penanganan Banjir berbasis data dan kajian ilmiah, memperkuat sinergi program infrastruktur, lingkungan, kebijakan lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi banjir.

‎Dalam forum tersebut, Eva Dwiana menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

‎‎“Banjir ini bukan hanya masalah pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Semua yang ada di sini harus ikut terlibat dalam penanganannya,” ujar Eva dalam pemaparannya.

‎‎Ia mengungkapkan, kondisi geografis Bandar Lampung dengan puluhan aliran sungai menjadi tantangan tersendiri.

‎‎Tercatat, terdapat 6 sungai besar dan sekitar 33 pintu sungai kecil yang melintasi wilayah kota, sementara sebagian di antaranya mengalami penyempitan akibat bangunan liar.

‎‎“Banyak bangunan yang berdiri di atas aliran sungai, bahkan menutup saluran air. Termasuk kampus ini yang membuat aliran tidak normal dan memicu banjir,” jelasnya.

Baca Juga :  Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

‎Eva menegaskan, penertiban bangunan di atas sungai akan tetap dilakukan, namun dengan pendekatan.

‎‎Pemerintah, kata dia, tidak ingin menimbulkan konflik sosial dalam proses penanganan.

‎‎“Kita harus manusiawi. Tapi kalau ini tidak ditangani, Bandar Lampung bisa terus tenggelam saat hujan deras,” tegasnya.

‎‎Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, terutama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.

‎‎“Kalau kita diamkan, banjir akan terus berulang. Maka harus ada kerja bersama, dari hulu sampai hilir,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Eva turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk akademisi dan organisasi lingkungan yang telah memberikan masukan dalam penyusunan roadmap penanganan banjir.

‎‎Ia berharap, melalui forum ini akan lahir langkah konkret dan terintegrasi agar ke depan Bandar Lampung dapat terbebas dari banjir.

‎‎“Kita ingin ke depan tidak ada lagi banjir di Bandar Lampung. Itu harapan kita bersama,” pungkasnya(**)

Berita Terkait

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat
Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan
Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga
Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎
Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Tekankan Pentingnya Pelaporan Omzet Riil
Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎
Lomba Gerak Jalan Pramuka Jadi Ruang Pembinaan Karakter Pelajar ‎
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Kamis, 24 September 2026 - 22:06 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS

Berita Terbaru