Bukan Dikeluarkan, GDS Siswa SMP ternyata Mengundurkan Diri Sejak Tahun 2023

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Wakil Kepala SMPN 13 Bandar Lampung, Abdul Rohman membantah pihak sekolah yang mengeluarkan GDS (16) menurutnya G keluar sekolah dengan alasan ingin masuk pondok.

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, mendatangi kediaman G yang berada di Desa kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong tatatan Kabupaten Pesawaran, pada Rabu 22 Oktober 2025.

Kunjungan itu untuk memastikan video viral yang menyebutkan adanya aksi bullying dilingkungan sekolah. Setelah dilakukan pengecekan ternyata dugaan Bullying terjadi 2 tahu lalu.

Baca Juga :  Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

GDS 16 tahun merupakan anak yang selama ini mendapat Pendampingan Dinas PPPA Kota Bandar Lampung.

“G selama ini selalu kami dampingi, G juga sering main dipusat perbelanjaan. Waktu itu ada masalah lain, tapi sudah diselesaikan,” ujar Maryamah Kadis PPPA Kota Bandar Lampung.

Maryamah juga menceritakan 2 tahun lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Kota Bandar Lampung juga menawarkan gini untuk melanjutkan pendidikan, tapi hal itu di tolak.

“Dulu juga gina kita tawarkan untuk melanjutkan sekolah tapi menolak dengan alasan ingin mondok,” ujar Maryamah Kadis PPPA Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Perkuat Jaminan Sosial, 35.193 Pekerja Dapat BPJS Ketenagakerjaan

Sementara itu Camat kemiling Andi Syaputra Kesuma menjelaskan. Pihaknya datang kelokasi untuk memastikan informasi yang beredar, setelah dilakukan pengecekan ternyata informasi tersebut tak semuanya benar.

“Setelah dicek ternyata Bukan dikeluarkan. tapi mengundurkan diri tahun 2023, alasannya dia mau ikut adeknya di pondok,” ujar Andi Syaputra Kesuma.

Andi meminta kepada keluarga agar G bisa melanjutkan sekolahnya.

“Kita memastikan bahwa dia sekolah, kejar paket B, Pemerintah bantu administrasi,” tutup Andi.(***)

Berita Terkait

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat
Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan
Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga
Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎
Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Tekankan Pentingnya Pelaporan Omzet Riil
Pemkot Bandar Lampung Teken MoU Sisgita, Perkuat Optimalisasi PAD ‎
Lomba Gerak Jalan Pramuka Jadi Ruang Pembinaan Karakter Pelajar ‎
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Eva Dwiana: Investasi Daerah Harus Produktif dan Menguntungkan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Penataan Humanis Bunda Eva: Trotoar Dikembalikan Fungsinya, Pedagang Tetap Diperhatikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Musim Kemarau, Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bandar Lampung Peringkat 395 Kota Dunia Di Global Cities Index 2026 ‎

Kamis, 24 September 2026 - 22:06 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas Digelar di Bandar Lampung, Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC ASLINMAS

Berita Terbaru