FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menyiapkan program pembaruan marka jalan di sejumlah ruas utama kota. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi marka jalan yang dinilai sudah banyak memudar, bahkan mencapai sekitar 80 persen di beberapa titik.
Program pembaruan marka jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus memperindah tata kota sebagai wajah ibu kota Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan marka jalan memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga mendukung estetika kota.
“Marka jalan yang terlihat jelas dapat menciptakan keteraturan lalu lintas sekaligus memberikan kesan kota yang bersih, tertata, dan nyaman dipandang,” ujar Socrat, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya Dishub akan menggunakan material berkualitas tinggi agar pengecatan marka lebih tahan lama dan tidak mudah pudar akibat pengaruh cuaca maupun intensitas kendaraan yang tinggi. Dengan material tersebut, garis pembatas jalan diharapkan tetap terlihat tegas dalam jangka waktu panjang.
Sejumlah ruas jalan protokol menjadi prioritas pengerjaan, di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Antasari, Jalan Ratu Dibalau, Jalan Untung Suropati, Jalan Raden Imba Kesuma, Jalan Cik Di Tiro, serta beberapa jalur utama lainnya yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan tinggi.
Saat ini, Dishub juga tengah melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Bandar Lampung terkait dukungan anggaran guna mempercepat realisasi program tersebut. Pembaruan marka jalan dinilai penting karena merupakan bagian dari sistem keselamatan lalu lintas yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Socrat berharap, melalui program ini masyarakat tidak hanya merasakan peningkatan keamanan dan kenyamanan saat berkendara, tetapi juga dapat menikmati suasana kota yang lebih rapi, modern, dan enak dipandang.
“Dengan pembaruan marka jalan, kami ingin menghadirkan lalu lintas yang lebih tertib sekaligus memperkuat citra Bandar Lampung sebagai kota yang tertata dan ramah bagi pengguna jalan,” tutupnya.(**)












