FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pusat pelayanan publik pada hari pertama kerja tahun 2026, pada Jumat, 2 Desember 2026.
Sidak ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai upaya menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Penegakan Disiplin Sesuai Regulasi Terbaru
Sidak dilakukan secara serentak oleh tiga tim. Tim pertama dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, tim kedua oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, dan tim ketiga oleh Asisten Administrasi Umum Sulpakar.
Gubernur menegaskan, sidak merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjalankan aturan disiplin ASN sesuai UU Nomor 20 Tahun 2023 dan PP Nomor 94 Tahun 2021. “Sidak ini untuk memastikan disiplin ASN benar-benar dijalankan dan kinerja perangkat daerah berjalan sesuai tugas dan fungsinya,” ucap Gubernur.
Fokus Pelayanan di RSUDAM: Solusi Overkapasitas
Selain kantor pemerintahan, Gubernur juga meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Mengingat RSUDAM adalah rujukan terakhir bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung, Gubernur menekankan bahwa pelayanan tidak boleh kendur sedikit pun.
Menanggapi persoalan kelebihan kapasitas, Gubernur telah menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan rumah sakit. “Semua rujukan terakhir itu ke Abdul Moeloek. Tidak ada rumah sakit lain lagi, sehingga pelayanannya harus tetap optimal,” ujarnya.
Inovasi 2026: Layanan LASIK Pertama di Sumbagsel
Kabar baik muncul dalam sidak tersebut terkait pengembangan teknologi medis. Pada tahun 2026, RSUDAM dipastikan akan memiliki fasilitas LASIK. Langkah ini menjadikan RSUDAM sebagai rumah sakit pertama di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang menyediakan layanan tersebut secara mandiri.
Dalam kunjungannya, Gubernur juga menyempatkan berdialog dengan pasien. Sutrisno (62), seorang pasien kemoterapi asal Lampung Tengah, mengaku puas dengan layanan yang diterimanya selama tiga tahun menggunakan BPJS di RSUDAM.
Evaluasi Kehadiran: ASN Diminta Tetap Profesional
Dari hasil penyisiran di 15 OPD, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan melaporkan bahwa tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik. Namun, ia mencatat masih ada ruang untuk pembinaan bagi pegawai yang belum maksimal dalam menunjukkan disiplinnya.
Menutup rangkaian sidak, Asisten Administrasi Umum Sulpakar kembali mengingatkan bahwa profesionalisme adalah harga mati. “Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani,” pungkasnya.(***)






