FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mempercepat upaya optimalisasi pendapatan daerah dengan mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang mengalami peningkatan.
Kepala Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan sektor PBB masih menjadi salah satu sumber penerimaan daerah yang memiliki potensi besar untuk dioptimalkan pada semester kedua tahun ini.
”Optimalisasi penerimaan pajak menjadi fokus kami agar target pendapatan daerah yang sedang dibahas dalam Perubahan APBD dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Yusnadi, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, target pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2026 diproyeksikan mencapai sekitar Rp2,99 triliun atau meningkat dibandingkan target sebelumnya. Karena itu, seluruh potensi penerimaan daerah akan dimaksimalkan, terutama dari sektor perpajakan.
Sebagai langkah konkret, Bapenda akan mengerahkan petugas ke lapangan mulai 10 Agustus 2026 untuk melakukan penagihan kepada wajib pajak yang masih memiliki tunggakan PBB.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan realisasi penerimaan PBB sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandar Lampung.
Selain PBB, Bapenda juga terus mengoptimalkan penerimaan dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), yang meliputi sektor restoran, rumah makan, kafe, hotel, hiburan, parkir, hingga reklame.
Yusnadi menegaskan, keberhasilan mencapai target PAD tidak hanya bergantung pada kinerja pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat melalui kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Ia berharap para wajib pajak dapat melakukan pembayaran tepat waktu agar pembangunan daerah dan berbagai program pelayanan publik dapat terus berjalan secara optimal.
”Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Dengan strategi penagihan yang lebih intensif serta penguatan pengawasan terhadap seluruh sektor pajak daerah, Bapenda optimistis target penerimaan daerah dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat kapasitas fiskal Pemerintah Kota Bandar Lampung.(***)















