Dinkes Bandar Lampung Gencarkan Jemput Bola Kasus TB, Kejar Target Eliminasi 2030

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Perang melawan tuberkulosis (TB) di Kota Bandar Lampung memasuki babak baru. Pemerintah Kota Bandar Lampung mengubah pola penanganan dari yang sebelumnya menunggu pasien datang berobat menjadi aktif mencari dan menemukan kasus di tengah masyarakat.

‎‎Strategi jemput bola tersebut diterapkan untuk mempercepat pencapaian target eliminasi TB pada 2030 dengan menekan angka penularan, kasus baru, hingga kematian akibat penyakit menular tersebut.

‎‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengatakan percepatan eliminasi TB membutuhkan langkah yang lebih agresif melalui penemuan kasus secara aktif, investigasi kontak, serta memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

‎‎”Penemuan kasus secara aktif menjadi salah satu strategi utama. Selain menemukan pasien, kami juga memastikan kepatuhan pengobatan agar rantai penularan dapat diputus,” ujar Muhtadi, Senin (3/8/2026).

‎Muhtadi menjelaskan, tren penemuan kasus TB di Bandar Lampung terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan tersebut didukung penguatan sistem pencatatan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), serta semakin besarnya peran fasilitas kesehatan swasta dan kader kesehatan dalam mendeteksi maupun melaporkan kasus.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Gelar Festival Kendaraan Hias, 82 Mobil Hias Ramaikan HUT ke-344 ‎

‎‎Meski demikian, upaya menuju eliminasi TB masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu yang paling krusial adalah masih adanya pasien yang menghentikan pengobatan sebelum selesai. Kondisi tersebut berisiko memperburuk kesehatan pasien sekaligus memicu munculnya TB resistan obat.

‎‎Selain itu, stigma masyarakat terhadap penderita TB juga masih menjadi hambatan dalam penanganan penyakit tersebut.

‎‎”Stigma masih menjadi tantangan yang harus kita atasi bersama. Edukasi kepada masyarakat terus diperkuat agar penderita TB tidak dikucilkan dan mau menjalani pengobatan,” katanya.

‎Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung juga memprioritaskan pengawasan di kawasan yang memiliki risiko penularan tinggi, terutama permukiman padat penduduk dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Baca Juga :  Pelantikan FOKAL IMM Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Kota

‎‎Melalui investigasi kontak, petugas kesehatan akan menelusuri orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TB guna memastikan tidak ada kasus yang terlewat.

‎‎Sementara itu, skrining aktif terus dilakukan di berbagai lokasi, seperti kawasan padat penduduk, pondok pesantren, lembaga pemasyarakatan (lapas), hingga rumah tahanan (rutan).

‎Selain penemuan kasus, upaya pencegahan juga diperkuat melalui pemberian Terapi Pencegahan TB (TPT) kepada kelompok yang memenuhi kriteria. Program tersebut diintegrasikan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis agar jangkauan deteksi dini semakin luas.

‎‎Di sisi lain, kampanye kesehatan terus digencarkan melalui penyuluhan langsung kepada masyarakat, kegiatan posyandu, media massa, media sosial, hingga penyebaran berbagai materi edukasi.

‎‎Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan penurunan angka insidensi dan kematian akibat tuberkulosis hingga 90 persen pada 2030, sejalan dengan target eliminasi TB yang telah ditetapkan secara nasional. (**)

Berita Terkait

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan
‎Sambut Hari Kemerdekaan Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih ke Warga
BPBD Bandar Lampung Salurkan 200 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau ‎
Realisasi Investasi Bandar Lampung Capai Rp2,378 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target 2026 ‎
Gaji Juli 2.180 PPPK Pemkot Bandar Lampung Segera Cair, BPKAD: Anggaran Sudah Disiapkan ‎
Bapenda Bandar Lampung Intensifkan Penagihan PBB Mulai 10 Agustus, Kejar Target PAD Rp2,99 Triliun
Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Hasil Perbaikan Jalan di Way Laga
‎Socrat: Halte dan JPO Harus Segera Diperbaiki demi Kebangkitan Transportasi Publik ‎
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:13 WIB

‎Sambut Hari Kemerdekaan Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih ke Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:48 WIB

BPBD Bandar Lampung Salurkan 200 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Realisasi Investasi Bandar Lampung Capai Rp2,378 Triliun, DPMPTSP Optimistis Lampaui Target 2026 ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Gaji Juli 2.180 PPPK Pemkot Bandar Lampung Segera Cair, BPKAD: Anggaran Sudah Disiapkan ‎

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB