Lewat Skema Pembiayaan Baru, Menteri PKP Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Rumah Terjangkau

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Upaya pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak huni sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga.

‎‎Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar di Aula Parona, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis, 7 Mei 2026.

‎Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, menghadirkan terobosan baru di sektor perumahan nasional melalui peluncuran skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun.

‎Kebijakan tersebut dirancang untuk menurunkan beban cicilan masyarakat agar semakin terjangkau. Pemerintah menargetkan cicilan rumah subsidi berada pada kisaran angka psikologis Rp800 ribu hingga Rp900 ribu per bulan.

‎Menurut Menteri yang akrab disapa Ara itu, program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya buruh dan pekerja swasta yang selama ini menghadapi kendala dalam memiliki hunian layak.

Baca Juga :  TNI, Polri dan Damkar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serdang

‎“Program ini bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi membuka kesempatan nyata bagi masyarakat pekerja untuk memiliki aset sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

‎Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengonfirmasi bahwa Provinsi Lampung memperoleh alokasi sekitar 10.000 unit rumah subsidi siap dibangun.

‎Program tersebut dirancang sebagai “jalur ekspres” kepemilikan rumah bagi masyarakat pekerja di daerah, sekaligus mendorong pengembangan kawasan permukiman yang lebih tertata, sehat, dan terjangkau.

‎Menurut gubernur, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima rumah subsidi, tetapi juga berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas sektor konstruksi serta perputaran ekonomi turunan lainnya.

‎‎Selain memperpanjang tenor kredit, pemerintah juga meningkatkan kuota rumah subsidi nasional menjadi 350 ribu unit pada tahun ini. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengejar target pembangunan 3 juta rumah secara nasional.

Baca Juga :  TNI, Polri dan Damkar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serdang

‎Program pembiayaan ini melibatkan kolaborasi berbagai lembaga pembiayaan nasional, di antaranya Bank Tabungan Negara, BP Tapera, Permodalan Nasional Madani, serta Sarana Multigriya Finansial.

‎Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional sekaligus menggerakkan sektor konstruksi, membuka lapangan kerja baru, serta memberdayakan pelaku UMKM lokal di daerah.

‎Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, Bupati Lampung Selatan,Egy Pratama, anggota DPR RI Mukhlis Basri, serta jajaran pemerintah daerah dan perwakilan lembaga pembiayaan nasional.

‎Pemerintah optimistis, melalui skema pembiayaan baru dan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, target pembangunan 3 juta rumah nasional bukan lagi sekadar wacana, melainkan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (*)

Berita Terkait

TNI, Polri dan Damkar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serdang
Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Kodim 0421/LS Tinjau PTPN I Regional VII Kebun Kedaton
Idul Adha 1447 H, ASDP Bakauheni Bagikan 2 Sapi dan 3 Kambing Kurban
Jalan Umum Dijadikan Lintasan Balap, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan ‎
Menteri PKP Dorong Pengembang Terapkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan
KDMP Kertosari Jadi Harapan Baru Ketahanan Pangan di Kecamatan Tanjung Sari
Banjir Bandang Lampung Selatan, 49 KK di Desa Waygalih Terima Bantuan Pemkab
Polda Lampung Amankan Dua Orang Terkait Tambang Batu Ilegal di Natar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:04 WIB

TNI, Polri dan Damkar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serdang

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Kodim 0421/LS Tinjau PTPN I Regional VII Kebun Kedaton

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:03 WIB

Idul Adha 1447 H, ASDP Bakauheni Bagikan 2 Sapi dan 3 Kambing Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:59 WIB

Jalan Umum Dijadikan Lintasan Balap, Warga Pertanyakan Legalitas hingga Keselamatan Pengguna Jalan ‎

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:28 WIB

Lewat Skema Pembiayaan Baru, Menteri PKP Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Rumah Terjangkau

Berita Terbaru