BMKG Lampung Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Hingga 2 Januari 2026

INFORMASI469 Dilihat

FOTO: ILUSTRASI


WARNALAMPUNG.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Lampung pada periode 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

BMKG mencatat adanya perkembangan signifikan dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Lampung. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer global dan regional yang saling memperkuat.

Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat

Terpantau Bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia barat daya Provinsi Banten. Sistem ini menyebabkan perlambatan dan pertemuan massa udara (konvergensi) yang memanjang melintasi wilayah Lampung.

Selain itu, gelombang atmosfer Equatorial Rossby dengan nilai OLR negatif turut berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan.

Suhu muka laut di sekitar wilayah Lampung juga terpantau hangat, berkisar 29–30 derajat Celsius dengan anomali positif hingga +0,5°C. Kondisi tersebut didukung oleh kelembapan udara yang tinggi di seluruh lapisan atmosfer serta nilai indeks labilitas atmosfer yang kuat, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara intensif.

Curah Hujan Tinggi Terjadi di Sejumlah Wilayah 

Berdasarkan hasil pemantauan hingga malam 30 Desember 2025, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat telah terjadi di sejumlah wilayah Lampung. Curah hujan tercatat mencapai ≥100 mm di wilayah Lampung Tengah dan Lampung Timur, sementara hujan lebat dengan intensitas 50–70 mm terjadi di Lampung Selatan, Pringsewu, dan sekitarnya.

BMKG menilai kondisi ini menjadi indikasi kuat bahwa dinamika atmosfer yang berkembang telah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan intensitas hujan di wilayah Lampung

Wilayah Berpotensi Terdampak

Dalam beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah, antara lain: Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Selatan, Lampung Timur, Tulang Bawang, Mesuji, serta Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.

Imbauan Kewaspadaan Masyarakat 

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem.

Masyarakat di wilayah rawan diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, serta terus memantau informasi cuaca terkini secara real time melalui aplikasi InfoBMKG dan situs resmi www.bmkg.go.id.

BMKG juga mendorong koordinasi aktif antara masyarakat, pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama periode libur akhir tahun.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *