Tiang Reklame Kokoh Berdiri Meski Izin Habis, Kadis Perkim: Segera Kita Kirim Surat Teguran

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Fenomena pelanggaran terhadap peraturan daerah masih menjadi momok bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ironisnya, pelanggaran itu justru tampak jelas di ruang publik, seperti keberadaan reklame milik CV Dinamis yang berdiri di atas trotoar Jalan Sultan Agung, tepat di depan Transmart Lampung.

Ivan (34) , warga sekitar, mengaku heran dengan adanya persetujuan titik pembangunan reklame tersebut. Pasalnya, pendirian tiang reklame di atas trotoar dinilai menyalahi aturan dan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

“Sudah semestinya Pemkot lewat OPD terkait melakukan pengawasan dan penertiban terhadap segala bentuk pelanggaran. Supaya estetika kota tetap terjaga,” ujar Ivan, pada Jumat (24/10/2025).

Ia menambahkan, pengawasan terhadap pelanggaran seperti ini sangat penting agar tidak mencederai program pembangunan dan tetap selaras dengan nilai estetika kota. Menurutnya, langkah tegas dari pemerintah diperlukan agar cita-cita menjadikan “Kota Tapis Berseri” sebagai kota metropolis yang indah dapat terwujud.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, reklame milik CV Dinamis tersebut ternyata masih berdiri kokoh meski masa izin telah kedaluwarsa hampir satu tahun lalu.

Baca Juga :  Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026

Menanggapi hal itu, Rully, pengawas perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menjelaskan bahwa reklame tersebut sudah berdiri sejak lama, sebelum trotoar dibangun.

“Tiang reklame itu sudah ada sejak lama. Saat trotoar dibangun, mereka hanya menambahkan bingkai untuk memperindah tampilan,” jelas Rully.

Namun, Rully menegaskan bahwa masa izin reklame tersebut telah habis sejak akhir 2024 atau awal 2025. Pihak CV Dinamis sempat mengajukan perpanjangan izin, tetapi tidak disetujui karena sudah tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) terbaru, Jum’at (24/10//225).

“Kurang lebih hampir setahun yang lalu izinnya sudah habis. Kami tidak memperpanjang karena sudah tidak sesuai dengan Perda yang berlaku,” tegasnya.

Rully juga menyebut, kewenangan penertiban reklame dengan izin kedaluwarsa berada di tangan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

“Untuk penertiban fisik di lapangan, silakan koordinasi dengan pihak Perkim. Mereka yang berwenang menindak reklame yang izinnya sudah habis,” tambahnya.

Baca Juga :  ASN Pemkot Bandar Lampung Laporkan Dugaan Penipuan Janji Promosi Jabatan ke Polda Lampung

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bandar Lampung, Muhaimin, menegaskan akan segera melayangkan surat resmi kepada CV Dinamis, terkait masa berlaku izin reklame yang diketahui telah habis. Langkah ini merupakan bentuk penegakan aturan sekaligus upaya menjaga ketertiban tata ruang kota.

Muhaimin menegaskan, pihaknya akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik reklame yang izinnya telah kedaluwarsa.

“Kami akan segera menyurati pihak CV Dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran, masa izin reklame tersebut sudah habis. Jadi, secara aturan, reklame itu tidak boleh lagi berdiri di lokasi tersebut,” ujarnya, pada Selasa (28/10/2025).

Sampai berita ini diturunkan Hadiono selaku pimpinan CV Dinamis tidak merespon saat dihubungi awak media melalui via WhatsApp.

Warga berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan reklame yang sudah habis masa izin berlakunya demi menjaga ketertiban, keselamatan, serta keindahan wajah kota.(Tim)

Berita Terkait

ASN Pemkot Bandar Lampung Laporkan Dugaan Penipuan Janji Promosi Jabatan ke Polda Lampung
Alokasi Hibah Rp35 Miliar ke Kejati Dipertanyakan, Ini Jawaban Sekda Lampung ‎
Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026
Kendaraan Legendaris Jeep Willys Lampung Community Pukau Pengunjung di Tugu Adipura
Resort Mewah Jadi Venue Kegiatan BI Lampung, GEDOR Pertanyakan Transparansi Anggaran
Ombudsman Lampung: Seluruh Jalur SPMB SMP Negeri Kota Bandar Lampung Bermasalah, Hak Calon Peserta Didik Dirugikan
Jurnalis Tribun Lampung Diduga Diintimidasi Saat Liput Sidang Korupsi SPAM Pesawaran
‎Imron Bantah Beri Keterangan ke Media, A. Kennedy Siapkan Langkah Hukum Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:41 WIB

ASN Pemkot Bandar Lampung Laporkan Dugaan Penipuan Janji Promosi Jabatan ke Polda Lampung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Alokasi Hibah Rp35 Miliar ke Kejati Dipertanyakan, Ini Jawaban Sekda Lampung ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:32 WIB

Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:06 WIB

Kendaraan Legendaris Jeep Willys Lampung Community Pukau Pengunjung di Tugu Adipura

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:59 WIB

Resort Mewah Jadi Venue Kegiatan BI Lampung, GEDOR Pertanyakan Transparansi Anggaran

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB