FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan Sukarame, pada Jumat 8 Januari 2025. Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan penanganan pascabanjir berjalan optimal sekaligus mencari solusi jangka panjang guna mencegah banjir berulang.
Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Digitalisasi Kota Bandar Lampung Veni Devialesti, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dedi Sutiyoso, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Muhaimin,Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Anthoni Irawan, Kepala Dinas Perhubungan Socrat Pringgodanu, serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Saputra.
Tinjau Aliran Kali di Perumahan Griya Elok Permai 2
Rombongan mengawali peninjauan di Perumahan Griya Elok Permai 2, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Di lokasi tersebut, Wali Kota mengecek langsung kondisi aliran kali yang diduga tersumbat oleh keberadaan gudang barang bekas. Penutupan jalur air ini dinilai menjadi salah satu penyebab kawasan tersebut kerap terdampak banjir saat hujan deras.
Sidak Posyandu Karunia Indah
Peninjauan dilanjutkan ke Kelurahan Sukabumi Indah. Selain memeriksa kondisi aliran sungai, Eva Dwiana juga melakukan inspeksi mendadak terhadap Posyandu Karunia Indah. Berdasarkan hasil peninjauan, bangunan posyandu tersebut dinilai tidak layak.
“Ini mah bukan posyandu. Udah, ini ubah saja jadi Pustu. Tinggal dibenerin tembok-tembok yang bolong, catnya diganti,” ujar Eva.
Ia meminta lurah setempat bersama unsur Forkopimcam untuk segera mengalihfungsikan bangunan tersebut menjadi Puskesmas Pembantu (Pustu) agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih optimal.
Selain itu, Eva Dwiana juga menginstruksikan agar area taman posyandu dimanfaatkan sebagai ruang bermain anak-anak.
Instruksi Pengamanan dan Perbaikan Infrastruktur
Demi keselamatan anak-anak, Eva Dwiana turut meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung untuk memasang penutup pada bagian kali yang berada tepat di belakang posyandu.
“Bunda minta nanti dipasang penutup, mau dari kayu, seng, atau asbes. Yang penting belakang ini ditutup, supaya anak-anak tidak main di situ,” tegasnya.
Usai meninjau posyandu, rombongan melanjutkan pemantauan ke titik lainnya dengan mengecek kondisi aliran sungai serta jembatan penghubung antar lingkungan di Kelurahan Sukabumi Indah. Jembatan tersebut dinilai kurang memadai dan berpotensi membahayakan warga.
Wali Kota pun meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan agar jembatan tersebut lebih aman, kuat, dan layak digunakan oleh masyarakat.(***)










