Unila Peringati Hari Ibu ke-97,Dorong Pemberdayaan Perempuan Berkelanjutan

PENDIDIKAN586 Dilihat

WARNALAMPUNG.ID — Universitas Lampung (Unila) menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97 dengan tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia, Bangsa Sejahtera”. Kegiatan ini berlangsung di Student Business Center (SBC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila, pada Senin 22 Desember 2025.

Pemberdayaan Ibu Jadi Fondasi Keluarga dan Bangsa

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan, khususnya ibu, merupakan fondasi utama dalam membangun keluarga yang harmonis sekaligus menciptakan masyarakat dan bangsa yang maju, berkarakter, serta berdaya saing.

Menurutnya, peran ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan sosial, pendidikan, dan organisasi. Karena itu, penguatan peran perempuan di berbagai lini menjadi hal yang sangat penting.

“Melalui momentum Peringatan Hari Ibu ini, saya mengajak seluruh hadirin untuk terus memperkuat peran perempuan, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun institusi pendidikan. Ibu tidak hanya menjadi pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung kemajuan bangsa dan institusi, termasuk Universitas Lampung,” ujar Prof. Lusmeilia.

Lebih lanjut, Prof. Lusmeilia menambahkan bahwa Unila berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif serta mendukung pengembangan potensi perempuan agar dapat berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Jadi Momentum Refleksi Peran Perempuan sebagai Agen Perubahan

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Unila, Yuniarti Suripto, menyampaikan bahwa Hari Ibu merupakan momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan sebagai penggerak ketahanan keluarga sekaligus agen perubahan di masyarakat.

Ia menegaskan, perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, sehat, dan bahagia. Oleh karena itu, DWP terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, dan kegiatan sosial.

“Dharma Wanita Persatuan berupaya menjadi wadah yang mendorong perempuan untuk berkembang, berkontribusi, serta berperan aktif dalam mendukung tugas dan fungsi suami, sekaligus membangun kualitas keluarga,” ungkapnya.

Pentingnya Sinergi Perempuan Hadapi Tantangan Zaman

Selain itu, Ketua Dharma Wanita Harian KPA Unila, Ria Hero, menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu ke-97 ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan kebersamaan antarperempuan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Senat Unila Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), para dekan dan wakil dekan, pengurus DWP Unila, serta perwakilan DWP perguruan tinggi.

Peringatan Hari Ibu ke-97 di lingkungan Unila ini menjadi momentum reflektif untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam membangun keluarga, institusi, dan bangsa. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *