FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Program Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi para pendidik Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pesisir Barat akan mencapai puncaknya pada Jumat, 21 November 2025, melalui kegiatan showcase dan talkshow yang menampilkan berbagai praktik baik hasil proses pendampingan selama empat bulan terakhir.
Kegiatan yang dipusatkan di SMP Negeri 17 Krui ini diikuti oleh 24 guru dari delapan SMP negeri dengan beragam mata pelajaran. Acara puncak tersebut menjadi momentum penting untuk memperlihatkan transformasi pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, serta berpusat pada peserta didik.
Tim BGTK Provinsi Lampung Turun Meninjau Pelaksanaan Program
Selain itu, menjelang pelaksanaan acara puncak, Tim Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung turut hadir meninjau langsung proses persiapan dan pelaksanaan program. Kehadiran tim ini sekaligus memastikan bahwa seluruh tahapan pendampingan berjalan sesuai standar serta memberikan dukungan bagi para guru yang terlibat dalam pelatihan.
Empat Bulan Pendampingan Intensif
Selama empat bulan, para peserta pelatihan mendapatkan rangkaian materi mendalam, mulai dari pengembangan model pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, pembuatan modul, hingga penyusunan asesmen yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi. Seluruh proses dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna di kelas.
Pada sesi showcase, peserta akan mempresentasikan hasil implementasi pembelajaran mendalam berupa produk pembelajaran, modul, inovasi pengajaran, hingga rekaman praktik kelas di sekolah masing-masing. Sementara itu, talkshow akan menghadirkan narasumber dan fasilitator untuk berbagi pengalaman, refleksi, serta tantangan selama proses pendampingan.
Fasilitator: Transformasi Terjadi Ketika Guru Diberi Ruang untuk Berkembang

Novi Nurfitria, S.Pd, salah satu fasilitator mengungkapkan bahwa kegiatan puncak ini merupakan hasil dari perjalanan panjang para guru dalam meningkatkan kualitas mengajar.
“Empat bulan ini bukan perjalanan yang mudah. Para guru benar-benar menunjukkan komitmen mereka dalam menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Showcase besok bukan hanya sekadar pamer hasil, tetapi bukti nyata bahwa transformasi pembelajaran bisa dilakukan ketika guru diberi ruang untuk bereksperimen dan berkembang,” ujarnya pada Kamis, 20 November 2025 saat diwawancarai awak media melalui via telepon.
Ia menambahkan bahwa praktik baik yang ditampilkan para peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pendidik.
“Kami berharap praktik baik ini dapat direplikasi di sekolah lain. Pendidikan yang baik selalu berawal dari guru yang mau belajar dan terus berinovasi,” tambahnya.
Wadah Inspirasi dan Kolaborasi
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang inspiratif bagi guru-guru di Pesisir Barat untuk terus mengembangkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah kolaborasi serta penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pesisir barat. (Goy)






