Percepat Transformasi Pendidikan, Presiden Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk 288 Ribu Sekolah

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dok. Humas Kemendikdasmen


WARNALAMPUNG.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas sebagai langkah besar mempercepat transformasi digital pendidikan nasional. Program ini dihadirkan untuk menyediakan layanan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan merata di seluruh Indonesia.

Peluncuran dipusatkan di SMP Negeri 4 Kota Bekasi dan diikuti lebih dari 1.000 sekolah perwakilan dari 38 provinsi secara daring, pada Senin 17 November 2025.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi momentum penting dalam mempercepat kemajuan pendidikan Indonesia.

“Hari ini kita meresmikan program digitalisasi pembelajaran. Alhamdulillah, panel ini kita harapkan membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat, belajar lebih cepat, dan punya akses kepada semua ilmu yang dibutuhkan,” ujar Presiden Prabowo, pada Senin, 17 November 2025.

Selain itu, Presiden juga mengapresiasi kerja Kemendikdasmen yang telah mengawal program ini sejak Mei 2025. Hingga kini, 173 ribu unit panel interaktif telah tiba di sekolah.

“Ini baru awal. Kita akan terus tingkatkan. Kita akan segera buka studio di Jakarta, guru-guru akan memberi pelajaran ke semua sekolah di Indonesia. Semua modul nanti dapat diakses gratis oleh siapapun,” tegasnya.

Baca Juga :  SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial

Mandat Inpres dan Perpres

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 serta Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan dan digitalisasi satuan pendidikan.

“Program digitalisasi pembelajaran ini mulai dilaksanakan 15 Agustus 2025 untuk 288.865 sekolah. Hingga 16 November 2025, pengiriman sudah mencapai 215.572, dengan 173 ribu di antaranya telah tiba di sekolah. Angka ini setara 75% dari total perangkat yang akan didistribusikan hingga Desember 2025,” Ungkapnya.

Program ini mencakup penyediaan Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP), laptop, materi pembelajaran digital, serta pelatihan untuk guru. Kemendikdasmen juga meluncurkan Rumah Pendidikan, sebuah superaplikasi yang mengintegrasikan delapan ruang pembelajaran berisi video interaktif, artikel, laboratorium maya, gim edukasi, hingga latihan soal.

Superaplikasi ini menjadi pusat akses belajar bagi guru dan siswa di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kemendikdasmen telah melatih 64 ribu guru untuk memanfaatkan IFP. Selain itu, 1.450 Pejuang Pendidikan Digital ditugaskan sebagai mentor untuk mendampingi sekolah dalam memaksimalkan penggunaan panel interaktif dan Rumah Pendidikan. Program ini juga mendapat dukungan alumni LPDP sebagai fasilitator.

Baca Juga :  Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan

Presiden Tinjau Demo Pembelajaran Digital

Peluncuran diawali dengan peninjauan langsung Presiden Prabowo terhadap demo pembelajaran menggunakan Papan Interaktif Digital di kelas, termasuk model station rotation dan pembelajaran jarak jauh. Presiden juga berinteraksi dengan 1.000 sekolah melalui Zoom, menunjukkan bagaimana teknologi mampu menghubungkan ruang belajar dari berbagai daerah secara serentak.

Acara peluncuran dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Menko PMK, Mensesneg, Mendagri, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Sosial, Kepala BKP, Kepala Staf Kepresidenan, Pimpinan Komisi X DPR RI, serta unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi.

Arah Baru Pendidikan Indonesia

Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran 2025, pemerintah menegaskan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar pengadaan perangkat, tetapi pembangunan ekosistem pembelajaran baru yang kreatif, inklusif, menyenangkan, serta berkeadilan.

Integrasi perangkat digital, konten berkualitas, pelatihan guru, hingga dukungan lintas sektor menjadi pijakan penting bagi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih maju.

Dengan langkah ini, setiap anak Indonesia diharapkan memperoleh kesempatan belajar yang setara dan mampu meraih masa depan terbaiknya. (***)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama
Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan
Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.
SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial
MPLS Ramah Dimulai, SMPN 2 Bandar Lampung Sambut Murid Baru dengan Pendekatan Humanis
‎Disdikbud Kota Bandar Lampung Pastikan Seluruh Siswa Tertampung, Sekolah Negeri Gratis Tanpa Pungutan ‎
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Disdikbud Bandar Lampung Pastikan Siswa Tak Lolos PPDB Tetap Bisa Masuk Sekolah Negeri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:36 WIB

Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:36 WIB

SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial

Senin, 13 Juli 2026 - 12:17 WIB

MPLS Ramah Dimulai, SMPN 2 Bandar Lampung Sambut Murid Baru dengan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB