FOTO: Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu,(Dok.Warnalampung.id)
WARNALAMPUNG.ID — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai bergerak cepat melakukan pembenahan Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya di kawasan minim pencahayaan dan titik yang dinilai rawan kriminalitas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan langkah tersebut menjadi prioritas utama setelah kewenangan pengelolaan PJU kembali berada di bawah Dishub. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemetaan intensif untuk menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan segera.
“Fokus kami adalah wilayah yang masih gelap dan rawan. Sesuai arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, Kota Bandar Lampung harus terang agar masyarakat merasa aman, terutama menjelang arus mudik Lebaran,” ujar Socrat, pada Kamis, 26 Februari 2026.
Menurutnya, tim Dishub telah melakukan penyisiran terhadap sejumlah blind spot atau titik buta penerangan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi namun belum didukung pencahayaan memadai. Proses pemetaan dilakukan dengan menggabungkan data dari Dinas Pekerjaan Umum serta hasil patroli lapangan.
“Mana yang perlu penambahan lampu baru dan mana yang cukup dilakukan perbaikan, semuanya kami petakan berdasarkan skala prioritas,” jelasnya.
Selain melakukan pembenahan teknis di lapangan, Dishub juga berencana berkoordinasi dengan DPRD Kota Bandar Lampung guna membahas dukungan teknis serta percepatan realisasi program peningkatan penerangan jalan.
Dishub turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan lampu jalan yang mati atau kawasan yang masih gelap melalui RT maupun kelurahan setempat. Meski demikian, tim patroli tetap diterjunkan secara rutin tanpa harus menunggu laporan warga.
Terkait rencana penambahan lampu lalu lintas (traffic light), Socrat menyebut untuk sementara pihaknya masih mempertahankan titik yang sudah ada. Penambahan baru akan dilakukan apabila muncul perempatan baru atau kebutuhan mendesak berdasarkan hasil evaluasi teknis.
Pembenahan PJU ini diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, tetapi juga mampu meningkatkan rasa aman masyarakat serta menekan potensi kejahatan jalanan di Kota Tapis Berseri.(***)












