‎“Hal Biasa”, Kata Kontraktor soal Trotoar Ambrol, Komisi III Naik Pitam : Jangan Sepelekan Proyek Rp21,77 Miliar ‎

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


‎WARNALAMPUNG.ID – Komisi III DPRD Kota Bandarlampung memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama kontraktor pelaksana PT Asmi Hidayat terkait ambrolnya bagian konstruksi proyek revitalisasi trotoar Jalan Sultan Agung, Bandarlampung.

‎‎Pemanggilan tersebut dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Rabu (2/9/2026).

‎‎Ketua Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Agus Djumadi, mengatakan RDP digelar untuk mengetahui penyebab ambrolnya konstruksi sekaligus memastikan kualitas pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah dalam jumlah besar tersebut.

‎‎Dalam RDP, Dinas PU mengungkap adanya persoalan pada material yang digunakan dalam pembangunan, salah satunya ukuran besi yang disebut tidak sesuai spesifikasi.

‎‎Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Bandarlampung, Rayu R. Wiranegara, menjelaskan bahwa berdasarkan spesifikasi, besi yang digunakan seharusnya berukuran 10 milimeter.

‎‎Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ukuran besi yang ditemukan sekitar 7,8 milimeter.

‎‎“Memang hasil penelusuran di lapangan kami melihat pondasinya tidak mampu menahan beban. Balok yang digunakan memang sudah besar, tetapi tiang penyangganya kurang duduk. Besi yang digunakan juga tidak sesuai, hanya 7,8 milimeter,” ujar Rayu.

‎‎Atas temuan tersebut, Dinas PU menghentikan sementara pekerjaan yang dilakukan pihak rekanan.

‎‎Penghentian dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada kontraktor melakukan pembenahan terhadap bagian pekerjaan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Di Tengah Kepungan Fenomena Geng Motor dan Konten Jalanan, Rohis Ditantang Jadi Tembok Benteng Remaja ‎

‎‎“Kami telah menghentikan sementara pekerjaan tersebut. Kami memberikan waktu seminggu untuk perbaikan dan pengerjaan kembali,” katanya.

‎‎Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Aderly Imelia Sari, meminta seluruh pihak tidak menganggap remeh kualitas pekerjaan proyek pemerintah.

‎‎Menurutnya, setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah harus dilaksanakan sesuai spesifikasi dan perencanaan. Terlebih, proyek revitalisasi trotoar Jalan Sultan Agung memiliki nilai anggaran yang cukup besar.

‎‎“Harus serius dalam pengerjaannya, jangan main-main karena ini menggunakan anggaran utang Pemkot. Pasti menjadi sorotan. Hitung dengan benar-benar dan teliti,” tegas Aderly.

‎‎Ia juga menilai kerusakan konstruksi tersebut tidak bisa begitu saja dikaitkan dengan faktor cuaca.

‎‎Menurut Aderly, berdasarkan penjelasan Dinas PU dalam RDP, terdapat persoalan teknis dalam konstruksi maupun penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi.

‎‎“Kalau karena faktor cuaca mungkin bisa ditoleransi. Tapi ini memang kesalahan perhitungan dan penggunaan material yang tidak sesuai,” terangnya.

‎‎Sementara itu, Direktur PT Asmi Hidayat, Ardi, saat dimintai penjelasan mengenai ambrolnya bagian konstruksi tersebut justru menyebut kejadian seperti itu merupakan hal biasa.

‎‎“Memang kejadian-kejadian kayak begitu, masalah jebol itu, Pak, memang hal yang biasa,” ujar Ardi.

Baca Juga :  Refleksi Dua Tahun Fraksi PKS, Yuni Karnelis Tegaskan Komitmen Menyerap Aspirasi Masyarakat

‎Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Yuhadi.

‎‎Yuhadi menilai pernyataan tersebut tidak seharusnya disampaikan oleh pihak kontraktor, terlebih menyangkut pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran pemerintah.

‎‎“Biasanya kerjanya tidak benar kalau sudah ambruk itu. Jangan menjawab iya biasa, berarti bapak menyepelekan pekerjaan,” tegas Yuhadi.

‎‎Saat kembali dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Ardi memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

‎‎“Wis, wis, wis, nanti salah lagi, wis, wis. Aduh udah tua, wis yaa,” katanya.

‎Komisi III DPRD Kota Bandarlampung selanjutnya berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek revitalisasi trotoar Jalan Sultan Agung.

‎‎Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi konstruksi secara langsung sekaligus memastikan proses perbaikan yang dilakukan kontraktor sesuai dengan ketentuan teknis.

‎‎Pengawasan dinilai penting mengingat proyek tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp21,77 miliar.

‎‎Dengan nilai anggaran tersebut, DPRD meminta kualitas konstruksi menjadi perhatian serius agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

‎‎Komisi III juga mendorong kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dinas PU maupun kontraktor. Penggunaan material harus sesuai spesifikasi, sementara proses pengerjaan dan pengawasan harus dilakukan secara ketat sejak tahap awal hingga proyek selesai.(***)

Berita Terkait

Penyertaan Modal Bank Lampung Dibahas, Yuni Karnelis Sampaikan Pandangan PKS
Di Tengah Kepungan Fenomena Geng Motor dan Konten Jalanan, Rohis Ditantang Jadi Tembok Benteng Remaja ‎
Dari Kabel Semrawut hingga Potensi PAD, DPRD Bandar Lampung Godok Raperda Fiber Optik
Hari Batik Nasional, Agus Djumadi Dorong Bandar Lampung Punya Kampung Batik Khas Lampung
Perlindungan Anak dan Remaja Jadi Perhatian, Yuni Karnelis Dorong Sinergi Semua Pihak
Refleksi Dua Tahun Fraksi PKS, Yuni Karnelis Tegaskan Komitmen Menyerap Aspirasi Masyarakat
Yuni Karnelis: Dua Tahun di DPRD Menjadi Bagian dari Perjalanan Menjaga Amanah Rakyat
Dedi Yuginta Gelar PIP-WK, Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila dan Cintai Produk Lokal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Penyertaan Modal Bank Lampung Dibahas, Yuni Karnelis Sampaikan Pandangan PKS

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Di Tengah Kepungan Fenomena Geng Motor dan Konten Jalanan, Rohis Ditantang Jadi Tembok Benteng Remaja ‎

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Dari Kabel Semrawut hingga Potensi PAD, DPRD Bandar Lampung Godok Raperda Fiber Optik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Hari Batik Nasional, Agus Djumadi Dorong Bandar Lampung Punya Kampung Batik Khas Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 19:02 WIB

Perlindungan Anak dan Remaja Jadi Perhatian, Yuni Karnelis Dorong Sinergi Semua Pihak

Berita Terbaru