FOTO: ISTIMEWA
WARNALAMPUNG.ID — Suasana pagi di SMA Negeri 1 Bandar Lampung tampak berbeda pada Selasa, 16 Desember 2025. Rombongan pimpinan dan guru SMA Negeri 1 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, hadir untuk melaksanakan kunjungan studi tiru. Kehadiran tamu disambut dengan senyum, jabat tangan, serta sapaan hangat yang mencerminkan semangat kebersamaan antarsesama pendidik.
Sambutan Hangat dan Suasana Kekeluargaan
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh jajaran pimpinan dan dewan guru SMAN 1 Bandar Lampung. Sejak awal kegiatan, suasana keakraban begitu terasa. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda resmi, melainkan juga ajang silaturahmi dan ruang berbagi pengalaman dalam memajukan dunia pendidikan.
Dalam sesi diskusi, para guru dan pimpinan sekolah saling bertukar pandangan mengenai tantangan pembelajaran di kelas, penguatan karakter peserta didik, hingga strategi meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik. Berbagai praktik baik yang telah diterapkan di SMAN 1 Bandar Lampung menjadi perhatian dan bahan pembelajaran bagi rombongan tamu.
SMAN 1 Bandar Lampung dan Jejak Sejarah Panjang

Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Drs. Suharto, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tujuan studi tiru. Ia juga menyinggung sejarah panjang SMAN 1 Bandar Lampung sebagai sekolah menengah atas negeri tertua di Provinsi Lampung sekaligus di Kota Bandar Lampung.
“SMA Negeri 1 Bandar Lampung ini merupakan SMA negeri tertua di Provinsi Lampung dan di Kota Bandar Lampung. Usianya telah mencapai 72 tahun. Dengan perjalanan panjang tersebut, kami terus berupaya menjaga nilai, tradisi, serta semangat pembaruan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya, pada Selasa, 16 Desember 2025.
Ia menambahkan, kegiatan studi tiru menjadi sarana positif untuk saling belajar, bertukar gagasan, serta memperkuat jejaring antarsekolah lintas daerah.
“Melalui studi tiru ini, kami berharap dapat saling menginspirasi dalam mengembangkan inovasi pendidikan, baik dalam penerapan kurikulum, manajemen sekolah, maupun pembinaan karakter peserta didik,” katanya.
Selain itu, Ia juga berharap kunjungan studi tiru tersebut dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret.
“Semoga silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut melalui kolaborasi dan pertukaran ide yang memberi dampak nyata bagi kedua sekolah,” tambahnya.
Apresiasi dari SMAN 1 Tanjung Batu
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tanjung Batu, Yanmar, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh SMAN 1 Bandar Lampung.
“Kami merasa sangat terbuka dan diterima dengan baik. Banyak hal positif yang kami lihat dan pelajari, mulai dari budaya sekolah, manajemen, hingga kedisiplinan warga sekolah,” katanya.
Menurutnya, hasil dari studi tiru tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan di sekolahnya.
“Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami. Apa yang kami dapatkan di sini akan kami adaptasi sesuai dengan kondisi sekolah, demi peningkatan kualitas pendidikan di SMAN 1 Tanjung Batu,” tutupnya
Rangkaian kegiatan kunjungan juga dimeriahkan dengan penampilan bakat siswa SMAN 1 Bandar Lampung serta peninjauan sarana dan prasarana sekolah. Para guru tampak antusias berdiskusi sambil berkeliling lingkungan sekolah, mencatat berbagai hal yang dinilai dapat membawa perubahan positif dalam proses pembelajaran.
Mempererat Persaudaraan Demi Pendidikan Bermutu

Lebih dari sekadar kegiatan studi tiru, kunjungan ini menjadi pertemuan hangat lintas daerah yang mempererat persaudaraan antarsekolah. Dua sekolah dari provinsi berbeda dipersatukan oleh tujuan yang sama, yakni membangun pendidikan bermutu dan mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(**)






