Bank Indonesia Lampung Gelar Opening Ceremony LaSEF 2026, Perkuat Ekonomi Syariah Inklusif dan Berkelanjutan ‎

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID  — Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Lampung resmi menggelar Opening Ceremony Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 di Lampung City Mall,pada  Jumat, 8 Mei 2026.

‎‎Mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Ekonomi Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan LaSEF 2026 dirancang untuk mempercepat pengembangan UMKM, memperluas halal lifestyle, serta menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung.

‎‎“Penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan langkah strategis untuk mengakselerasi perkembangan UMKM, memperluas halal lifestyle, dan melahirkan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Lampung,” ujar Bimo.

‎‎Tiga Fokus Utama LaSEF 2026

‎‎Bimo menjelaskan, pelaksanaan LaSEF 2026 bertumpu pada tiga program utama, yaitu:

‎‎Perluasan halal value chain, melalui Halal Mart, pameran UMKM, pelatihan sertifikasi halal, hingga sertifikasi Juru Sembelih Halal (JULEHA).

Baca Juga :  Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026

‎‎Optimalisasi pembiayaan syariah, melalui kegiatan business matching pembiayaan serta edukasi zakat dan wakaf produktif berbasis digital.

‎‎Penguatan literasi ekonomi syariah dan halal lifestyle, melalui tabligh akbar, talkshow edukatif, serta lima kompetisi besar yakni Halal Chef, Nasyid, Dakwah, Barista, dan Sharia Economic Battle.

‎‎Pemprov Lampung Apresiasi Inisiatif BI

‎Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi Irsan yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong investasi daerah.

‎‎Ia juga menyoroti program Wakaf Sumur Produktif yang diinisiasi BI Lampung bersama Dompet Dhuafa sebagai solusi membantu sektor pertanian menghadapi tantangan perubahan iklim akibat fenomena El Nino.

‎‎“Satu sumur membawa ribuan keberkahan. Ini adalah wujud sedekah yang terus mengalir sekaligus solusi konkret menjaga produktivitas petani,” ujar Mulyadi.

‎‎Potensi Besar Ekonomi Syariah Lampung

Baca Juga :  Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026

‎Pemerintah Provinsi Lampung menilai ekonomi syariah memiliki peluang besar menjadi motor penggerak baru pertumbuhan daerah. Pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat mencapai 5,58 persen (year on year).

‎‎Dengan jumlah penduduk sekitar 9,4 juta jiwa yang mayoritas Muslim, Lampung dinilai memiliki potensi kuat untuk mentransformasi ekonomi umat dari basis konsumsi menuju kemandirian produksi.

‎Potensi tersebut diperkuat keberadaan lebih dari 1.000 pondok pesantren, serta peluang pengembangan sektor riil seperti industri pengolahan daging dan rumah potong hewan halal.

‎‎Pemprov Lampung menegaskan berbagai program dalam LaSEF 2026 selaras dengan prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD, termasuk percepatan sertifikasi halal, peningkatan aset perbankan syariah, serta penguatan Indeks Zakat Nasional (IZN).

‎‎Melalui sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat, ekosistem ekonomi syariah di Lampung diharapkan terus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(**)

Berita Terkait

Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
PT Pegadaian Area Lampung Gelar Seminar Mini Pembiayaan Porsi Haji dan Umroh di 8 Cabang ‎
Idul Adha Penuh Berkah, Pegadaian Lampung Tebar Ratusan Paket Kurban ‎
Pegadaian Area Lampung Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa melalui Kuliah Umum di Universitas Lampung
Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di Awal 2026, Novryandi: Bukti Komitmen MengEMASkan Indonesia
Pegadaian Raih 2 Penghargaan Indonesia WOW Brand 2026, Perkuat Ekosistem Digital Emas dan Kepercayaan Nasabah ‎
Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:32 WIB

Pegadaian Area Lampung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:49 WIB

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:22 WIB

PT Pegadaian Area Lampung Gelar Seminar Mini Pembiayaan Porsi Haji dan Umroh di 8 Cabang ‎

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:51 WIB

Idul Adha Penuh Berkah, Pegadaian Lampung Tebar Ratusan Paket Kurban ‎

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:35 WIB

Pegadaian Area Lampung Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa melalui Kuliah Umum di Universitas Lampung

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB