Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi membuka kesempatan bagi masyarakat yang sempat putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan melalui Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jenjang SMA. Program ini menjadi alternatif bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

‎Pada penerimaan peserta didik gelombang pertama Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 29 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan akan mulai mengikuti proses pembelajaran pada Agustus 2026.

‎‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan pendaftaran gelombang pertama telah dibuka sejak 6 hingga 31 Juli 2026. Dari total 35 pendaftar, sebanyak 29 orang memenuhi persyaratan administrasi setelah melalui proses verifikasi.

‎‎”Mereka akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) terlebih dahulu sebelum pembelajaran dimulai. Ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk kembali memasuki dunia pendidikan,” kata Thomas pada Senin 3 Agustus 2026.

Baca Juga :  Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan

‎‎Menurut Thomas, jumlah peserta pada tahap awal bukan menjadi tolok ukur keberhasilan program. Yang terpenting, kata dia, masyarakat mulai percaya dan tertarik dengan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel.

‎‎Ia mengungkapkan, mayoritas peserta merupakan warga yang telah lama meninggalkan bangku sekolah. Bahkan, sebagian di antaranya sudah bekerja dan telah berkeluarga.

‎‎”Karena itu mereka membutuhkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel dibandingkan sekolah konvensional,” ujarnya.

‎‎Proses pembelajaran akan dilaksanakan secara daring. Namun, pada tahap awal peserta tetap diwajibkan mengikuti kegiatan tatap muka terbatas saat MPLS. Setelah itu, seluruh proses belajar mengajar akan berlangsung secara online.

‎Program PJJ SMA ini akan diselenggarakan oleh empat sekolah, dengan SMA Negeri 2 Bandar Lampung sebagai sekolah induk. Sementara tiga sekolah mitra penyelenggara lainnya yakni SMA Negeri 1 Gunung Sugih, SMA Negeri 1 Rawajitu Selatan, dan SMA Negeri 1 Pagar Dewa.

‎‎Peserta yang lolos berasal dari berbagai daerah di Provinsi Lampung, di antaranya Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesawaran, Pringsewu, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Barat, serta Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial

‎‎Thomas menjelaskan, salah satu syarat utama mengikuti program ini adalah calon peserta harus memiliki jeda minimal satu tahun sejak berhenti atau lulus dari sekolah sebelumnya.

‎‎”Program ini memang diprioritaskan bagi masyarakat yang pernah terputus pendidikannya. Karena itu proses verifikasi dilakukan agar sasaran program benar-benar tepat,” jelasnya.

‎Untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan, Pemprov Lampung juga berencana membuka pendaftaran gelombang kedua pada Agustus 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar pada tahap pertama.

‎Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial, Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) SMA diharapkan menjadi solusi agar hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan tetap dapat terpenuhi tanpa harus mengorbankan pekerjaan maupun tanggung jawab keluarga.(*)

Berita Terkait

Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan
Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.
SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial
MPLS Ramah Dimulai, SMPN 2 Bandar Lampung Sambut Murid Baru dengan Pendekatan Humanis
‎Disdikbud Kota Bandar Lampung Pastikan Seluruh Siswa Tertampung, Sekolah Negeri Gratis Tanpa Pungutan ‎
Disdikbud Bandar Lampung Pastikan Siswa Tak Lolos PPDB Tetap Bisa Masuk Sekolah Negeri
Disdikbud Lampung Larang Praktik Pengondisian Pembelian Seragam Sekolah
‎Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri Tahun 2026: Menguatkan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi dalam Era Global
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Pemprov Lampung Buka Kesempatan Warga Putus Sekolah Lewat Program PJJ SMA, 29 Peserta Lolos Gelombang Pertama

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pesan Thomas Amirico untuk Kontingen LKS: Percaya Diri dan Tunjukkan Kemampuan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:36 WIB

Fokus Cetak SDM Berdaya Saing Global, Pemerintah Provinsi Lampung perketat Seleksi Kelas Migran.

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:36 WIB

SMAN 1 Tanjungsari Perkuat Literasi Digital Melalui Materi Etika Media Sosial

Senin, 13 Juli 2026 - 12:17 WIB

MPLS Ramah Dimulai, SMPN 2 Bandar Lampung Sambut Murid Baru dengan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB