HMJ TI Polinela Soroti Dugaan Kekerasan Oknum Brimob hingga Tewaskan Pelajar 14 Tahun di Tual ‎

Senin, 23 Februari 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID – Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMJ TI) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengecam keras insiden kekerasan yang menyebabkan meninggalnya seorang pelajar berusia 14 tahun di Kota Tual, Maluku Tenggara. Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam siaran pers tertanggal 22 Februari 2026.

Kecaman atas Kekerasan Aparat

‎HMJ TI Polinela menilai peristiwa yang menewaskan pelajar berinisial AT (14) pada Kamis (19/2/2026) itu sebagai bentuk kejahatan serius dan kemunduran moral aparat penegak hukum.

‎Gubernur HMJ TI Polinela periode 2026–2027, Dede Aprizal, menyampaikan keprihatinan sekaligus kemarahan atas tindakan aparat yang dinilai tidak mencerminkan fungsi pengayom masyarakat.

‎‎“Kami mengecam keras tindakan keji oknum anggota Brimob Bripda MS yang memukul kepala korban menggunakan helm baja hingga berujung pada hilangnya nyawa seorang pelajar. Ini bukan sekadar pelanggaran etik kepolisian, melainkan kejahatan kemanusiaan yang mencoreng nama baik institusi,” tegas Dede pada Minggu 22 Februari 2026.

Baca Juga :  Menteri PKP Dorong Pengembang Terapkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan

Tuntut Proses Hukum Transparan

‎Menurut Dede, langkah Polres Tual yang telah menetapkan Bripda MS sebagai tersangka pada Sabtu (21/2/2026) merupakan awal dari proses penegakan hukum. Namun, pihaknya menegaskan agar proses tersebut tidak berhenti pada sanksi administratif semata.

‎‎“Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah tapi tumpul ke tubuh aparat sendiri. Pelaku tidak cukup hanya diberhentikan tidak dengan hormat, tetapi harus dijatuhi hukuman pidana seberat-beratnya secara transparan di peradilan umum,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, nyawa seorang anak tidak dapat ditebus dengan sekadar permintaan maaf atau sanksi internal.

Baca Juga :  Menteri PKP Dorong Pengembang Terapkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan

‎‎Desak Evaluasi Menyeluruh

‎HMJ TI Polinela juga mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri guna memastikan aparat kembali menjalankan fungsi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

‎Menurut Dede, ruang aman bagi masyarakat, khususnya pelajar dan anak-anak, merupakan hak fundamental yang wajib dijamin negara. Jika aparat gagal menjalankan tugasnya, mahasiswa dan masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi kontrol sosial terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan.

‎Melalui Kabinet Sankara, HMJ TI Polinela turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban serta mendesak Kompolnas, KPAI, dan elemen masyarakat sipil lainnya untuk mengawal proses hukum hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

‎‎Menutup pernyataannya, Dede menegaskan komitmen gerakan mahasiswa untuk terus berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia.(***)

Berita Terkait

Sambut Ramadhan; Masjid Al Iman Gelar Baksos dan Tabligh Akbar
KALEIDOSKOP 2025, Prestasi Gemilang vs Tantangan Berliku Pemerintahan Prabowo-Mirzani-Eva
Ketika Perempuan Berkumpul untuk Saling Menguatkan: Cerita Haru dari Aksi 16 HAKTP
Peringati Hari AIDS Sedunia, Konsorsium TB-HIV Lampung Bagikan Bunga di Tugu Adipura
Lampung dan Senyuman Demokrasi yang indah
Pertaruhan Hati di Lampung: Menjaga Damai, Merawat Demokrasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 17:19 WIB

HMJ TI Polinela Soroti Dugaan Kekerasan Oknum Brimob hingga Tewaskan Pelajar 14 Tahun di Tual ‎

Senin, 26 Januari 2026 - 04:49 WIB

Sambut Ramadhan; Masjid Al Iman Gelar Baksos dan Tabligh Akbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 04:02 WIB

KALEIDOSKOP 2025, Prestasi Gemilang vs Tantangan Berliku Pemerintahan Prabowo-Mirzani-Eva

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:57 WIB

Ketika Perempuan Berkumpul untuk Saling Menguatkan: Cerita Haru dari Aksi 16 HAKTP

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:21 WIB

Peringati Hari AIDS Sedunia, Konsorsium TB-HIV Lampung Bagikan Bunga di Tugu Adipura

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

‎Wali Kota Eva Dwiana Bagikan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu Warga ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:11 WIB