Kemkomdigi Tetapkan Arah Baru Indonesia Digital Lewat T3

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Resmi menetapkan Terhubung, Tumbuh, Terjaga (T3) sebagai arah baru pembangunan Indonesia Digital. Kebijakan ini menjadi fondasi transformasi digital nasional yang tertuang dalam Rencana Strategis Kemkomdigi 2025–2029.

Penetapan tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutia Hafid, dalam Deklarasi Arah Indonesia Digital yang digelar di Jakarta, pada Rabu 10 Desember 2025 lalu.

Akses Digital untuk Semua, Dari Kota hingga Pelosok Negeri

Meutya Hafid, menegaskan bahwa T3 bukan sekadar slogan, melainkan kerangka kerja nyata untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia merasakan manfaat transformasi digital secara adil.

“Tema Terhubung, Tumbuh, Terjaga merupakan kompas Indonesia Digital, memastikan seluruh masyarakat tersambung dengan akses yang merata, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi, serta menjaga ruang digital yang aman,” ujar Meutya. Mengutip dari laman resmi Kemkomdigi.

Selain itu, ia menekankan pembangunan infrastruktur konektivitas digital tidak hanya menghadirkan jaringan, tetapi juga membuka kesempatan yang sama bagi masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, untuk mengakses layanan publik dan informasi digital.

Internet Terjangkau dan Talenta Digital, Membuka Peluang Ekonomi Rakyat

Dalam pilar Terhubung dan Tumbuh, Kemkomdigi mendorong perluasan internet murah hingga ke pelosok daerah, penguatan pengembangan talenta digital nasional, serta penerapan kerangka Etika Artificial Intelligence (AI) dan Peta Jalan AI.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat ekosistem inovasi melalui Garuda Spark Innovation Hub sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan teknologi. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja baru, meningkatkan produktivitas UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital masyarakat.

Ruang Digital Aman, Anak dan Keluarga Jadi Perhatian Utama

Sementara itu, pilar Terjaga diarahkan untuk melindungi masyarakat dari berbagai risiko di ruang digital. Fokus kebijakan meliputi perlindungan data pribadi, penguatan Pusat Data Nasional, penanganan konten berbahaya dan penipuan digital, serta implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).

“Keamanan anak di ruang digital menjadi perhatian dunia. Indonesia telah memiliki PP TUNAS sejak Maret 2025, sementara sejumlah negara lain juga mulai menyiapkan regulasi serupa,” jelas Meutya.

Meutya menegaskan, keberhasilan transformasi digital Indonesia membutuhkan sinergi lintas sektor. Kemkomdigi pun memposisikan diri sebagai orkestrator, enabler, dan akselerator, guna memastikan kebijakan digital berjalan selaras antara pemerintah pusat dan daerah, serta melibatkan industri, operator, startup, UMKM, akademisi, komunitas, dan mitra global.

“Kemkomdigi tidak bisa dan tidak ingin berjalan sendiri. Keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kontribusi banyak pihak,” tegasnya.

Deklarasi Arah Indonesia Digital turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri PANRB, Kepala BSSN, Wakil Menteri Perdagangan, dan Wakil Menteri Dalam Negeri. Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan Apresiasi Mitra Strategis Nasional kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penguatan agenda transformasi digital.

Terakhir, Meutya mengajak seluruh ekosistem digital nasional untuk bergerak bersama membangun Indonesia yang lebih terhubung, bertumbuh, dan terjaga.(**)

Berita Terkait

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT ke-81 Kemerdekaan RI ‎
‎Di Hadapan DPR RI, BPBR Minta Hak Tanah Adat Dikembalikan dan Wilayah Adat Diakui dalam RUU Masyarakat Adat ‎
PLN Pastikan Keandalan Listrik, UTBK-SNBT 2026 di Unila Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir ‎
Menteri Imipas Lantik Dirjen dan Staf Ahli Kemenimipas
Pergerakan Mudik 2026: Data Lengkap Jawa–Sumatera dan Sebaliknya
‎Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Sambangi Kantor Satgas PKH di Jakarta Selatan, Ardho Desak Penyitaan Aset dan Stop Aktivitas di Register 44
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:49 WIB

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Senin, 29 Juni 2026 - 22:17 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT ke-81 Kemerdekaan RI ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:01 WIB

‎Di Hadapan DPR RI, BPBR Minta Hak Tanah Adat Dikembalikan dan Wilayah Adat Diakui dalam RUU Masyarakat Adat ‎

Senin, 4 Mei 2026 - 19:12 WIB

PLN Pastikan Keandalan Listrik, UTBK-SNBT 2026 di Unila Berjalan Lancar Hingga Hari Terakhir ‎

Rabu, 1 April 2026 - 14:02 WIB

Menteri Imipas Lantik Dirjen dan Staf Ahli Kemenimipas

Berita Terbaru

PEMKOT BANDAR LAMPUNG

Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 08:44 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung

‎H. Widodo: Semangat Kemerdekaan Harus Tumbuh di Kalangan Generasi Muda

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:11 WIB

ORGANISASI

‎Nuraini Ditetapkan sebagai Ketua Harian Taring Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 20:49 WIB