Lampung dan Senyuman Demokrasi yang indah

OPINI46 Dilihat

FOTO: Ilustrasi Oleh Yoga Dio Ansuda (Sumber Foto: Diskominfo Provinsi)


WARNALAMPUNG.ID – Hari ini, Provinsi Lampung telah menuliskan satu babak penting dalam perjalanan demokrasinya. Aksi demonstrasi yang berlangsung kemarin tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga menjadi cermin bahwa masyarakat mampu menyampaikan suara tanpa kehilangan martabat kemanusiaan.

Para petani yang datang dengan keresahan, para ojol dengan solidaritasnya, mahasiswa dengan idealismenya, ibu-ibu dengan doa tulus, dan anak-anak muda dengan harapan besarnya, semua pulang dengan keyakinan bahwa suara mereka telah didengar. Mereka pulang bukan dengan rasa takut, melainkan dengan secercah harapan baru.

Yang patut diapresiasi, para pimpinan daerah bersama aparat keamanan menjalankan peran pentingnya dengan penuh tanggung jawab dan humanis. Bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memberi rasa aman sehingga rakyat merasa dihormati. Sinergi yang terjalin hari ini adalah bukti bahwa demokrasi bisa berdiri tegak di atas pondasi saling percaya.

Lampung telah menunjukkan kedewasaan. Tidak ada wajah muram bentrokan, yang ada hanyalah wajah-wajah lelah yang tetap teduh, wajah-wajah yang percaya bahwa aspirasi bisa hidup berdampingan dengan ketertiban.

Sejarah akan mencatat: hari ini Lampung berhasil mengubah jalanan menjadi ruang dialog, bukan arena konflik. Dari aksi ini lahir pesan bahwa demokrasi tidak harus berujung pada luka, tetapi bisa melahirkan kesejukan dan harapan.

Lampung telah memberi teladan. Bahwa di persimpangan sejarah, provinsi kecil di ujung Sumatera mampu menunjukkan kebesaran demokrasi. Dan dari tanah Sai Bumi Ruwa Jurai, kita belajar: demokrasi sejati adalah ketika suara rakyat bergema dengan damai, lalu kembali pulang dengan tenang.(oleh Yoga Dio Ansuda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *