“Udang Manis” Jadi Tema GTK Kabupaten Tulang Bawang di Festival Kreasi GTK 2025 Bandar Lampung

TULANG BAWANG470 Dilihat

FOTO: ISTIMEWA


WARNALAMPUNG.ID — Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kabupaten Tulang Bawang tampil memukau dalam ajang Festival Kreasi GTK 2025 yang digelar di Graha Mandala, Bandar Lampung, pada Sabtu 8 November 2025. Mengusung tema “Udang Manis”, rombongan GTK Tulang Bawang sukses mencuri perhatian peserta maupun pengunjung festival dengan tampilan yang sarat makna lokal dan nilai filosofis tinggi.

Menurut Kusno, salah satu peserta GTK dari Kabupaten Tulang Bawang, tema “Udang Manis” bukan sekadar nama, melainkan cerminan dari visi pembangunan daerahnya.

“Udang Manis memiliki makna mendalam, yakni singkatan dari Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera,” ujar Kusno.

“Dari kata ‘Udang’ itu, kami wujudkan dalam bentuk maskot dan tampilan fisik yang merepresentasikan keunggulan daerah kami,” lanjutnya.

Dalam penampilan mereka, GTK Tulang Bawang menampilkan maskot udang yang dipadukan dengan tebu sebagai penyangga dan nutrijel sebagai hidangan pendukung. Seluruh elemen tersebut memiliki makna dan keterkaitan erat dengan potensi daerah Tulang Bawang.

“Tebu yang kami gunakan langsung kami peroleh dari pabrik Gula yang ada di Tulang Bawang. Untuk nutrijel-nya, bahan bakunya kami ambil dari pabrik, bukan dari gula pasar. Sedangkan udangnya berasal dari tambak lokal di daerah kami. Jadi, semua bahan adalah hasil nyata dari potensi daerah sendiri,” jelas Kusno.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tema Udang Manis menjadi simbol sinergi antara potensi alam dan semangat masyarakat Tulang Bawang untuk terus maju dan berinovasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Tulang Bawang memiliki sumber daya luar biasa — mulai dari hasil tambak, perkebunan, hingga industri pengolahan. Semua kami tampilkan di Festival GTK ini agar masyarakat luas semakin mengenal potensi daerah kami,” tambahnya.

Selain menampilkan maskot khas, GTK Tulang Bawang juga memamerkan berbagai produk unggulan daerah, seperti kerupuk sambel, keripik pare, terasi, dan olahan hasil tambak udang. Produk-produk tersebut merupakan hasil karya masyarakat Tulang Bawang yang dibina langsung oleh pemerintah daerah.

“Membawa produk-produk ini sebagai bukti nyata implementasi instruksi Bapak Bupati Tulang Bawang untuk mengangkat potensi lokal dan memberdayakan masyarakat,” kata Kusno.

Sementara itu, Resy April, Ketua Tim GTK Kabupaten Tulang Bawang, mengatakan bahwa keikutsertaan mereka dalam Festival Kreasi GTK 2025 bukan sekadar ajang tampil, tetapi juga bentuk promosi potensi daerah dan wujud kebanggaan sebagai bagian dari dunia pendidikan yang kreatif dan inovatif.

“Melalui GTK Fest ini, kami ingin memperkenalkan identitas daerah kami sekaligus menunjukkan bahwa guru dan tenaga kependidikan juga bisa menjadi duta promosi daerah. Udang Manis bukan hanya tema, tetapi semangat untuk membawa Tulang Bawang menjadi semakin unggul dan sejahtera,” ujarnya.

Resy juga menutup dengan penuh semangat dan harapan besar agar GTK Tulang Bawang dapat membawa hasil terbaik dalam event bergengsi ini.

“Kami minta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Tulang Bawang, semoga kami bisa tampil maksimal dan membawa pulang kemenangan untuk daerah tercinta,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *